Membahas Pentingnya Sertifikasi Halal di Industri Fashion dan Seni Dalam Forum AIFA 2025

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Pentingnya memiliki Sertifikasi Halal bagi pelaku usaha menjadi salah satu pembahasan dalam forum diskusi Asian Islamic Fashion and Art (AIFA) tahun 2025 ini. Kegiatan yang diwarnai dengan parade busana ini mengangkat tema “Halal and Green Economy in Fashion Industri” berlangsung di The Dome, Senayan Park, Jakarta, Sabtu – Minggu (25-26/1/2025).

Salah satu narasumber dalam sesi talk show di acara tersebut yakni Al Mini, selaku Direktur Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Badan Penyelenggara Sertifikasi Halal (BPSH) Korps Alumni HMI. Al Mini menyebut Sertifikasi Halal sangat penting dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk fashion dan seni.

- Advertisement -

“Dengan adanya sertifikasi halal, konsumen dapat yakin bahwa produk yang mereka beli telah memenuhi standar kehalalan dan keamanan yang ditetapkan oleh lembaga sertifikasi yang terpercaya. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar produk fashion dan seni yang halal,” papar Al Mini.

Namun, dunia industri fashion menghadapi tantangan besar dalam menerapkan sertifikasi halal. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya sertifikasi halal. Lanjut Al Mini, proses sertifikasi halal juga dapat memerlukan biaya dan waktu yang cukup lama, sehingga dapat menjadi hambatan bagi industri fashion yang ingin menerapkan sertifikasi halal.

Adapun proses Sertifikasi Halal untuk Produk Fashion meliputi beberapa tahapan, yaitu pendaftaran, mengikuti tahapan audit, mengikuti pengujian, dan terakhir jika sudah memenuhi standar kehalalan dan keamanan, maka lembaga sertifikasi halal akan menerbitkan sertifikasi halal. Adanya sertifikasi halal ini dapat membantu meningkatkan daya saing produk fashion di pasar internasional, terutama di Asia.

- Advertisement -

“Dengan adanya sertifikasi halal, produk fashion dapat memenuhi standar kehalalan dan keamanan yang ditetapkan oleh negara-negara Muslim, sehingga dapat memperluas pasar produk fashion di Asia,” ujar Dosen Ilmu Komunikasi Institut STIAMI itu.

 

Beberapa tahun terakhir, perkembangan sertifikasi halal di sektor fashion telah meningkat pesat. Diketahui telah banyak industri fashion yang telah menerapkan sertifikasi halal untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar produk fashion mereka di pasar Asia.

Sertifikasi halal dapat memainkan peran penting dalam mendukung kesadaran terhadap keberlanjutan dan etika dalam industri fashion. Dengan adanya sertifikasi halal, industri fashion dapat memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar kehalalan dan keamanan, serta memperhatikan kesadaran terhadap keberlanjutan dan etika dalam proses produksi.

Al Mini juga membeberkan perbedaan antara sertifikasi halal untuk produk fashion dan produk makanan atau kosmetik. Detail perbedaan itu terletak pada standar kehalalan dan keamanan yang ditetapkan. Untuk untuk produk fashion, standar kehalalan dan keamanan yang ditetapkan lebih fokus pada bahan-bahan yang digunakan dan proses produksi.

Sementara untuk produk makanan dan kosmetik, standar kehalalan dan keamanan yang ditetapkan lebih ketat karena produk tersebut dapat mempengaruhi kesehatan dan keselamatan konsumen.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Antrean Kontainer Picu Macet, Dishub Bergerak

JCCNetwork.id-Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memanggil 19 pengelola depo peti kemas di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara menyusul kemacetan parah yang terjadi di...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bikin Ruangan Pecah, Cak Imin Seloroh ke PKS: Kursinya Jangan Lebih Banyak dari PKB
09:42
Video thumbnail
Tegas! Maruarar Sirait Tegur Anak Buah Soal Data Rumah Mangkrak: Jangan Bicara Tanpa Dasar!
10:32
Video thumbnail
DPR Semprot Penyidik Lampung, KUHAP Baru Wajib Dipatuhi atau Terancam Sanksi
08:12
Video thumbnail
MUI Dorong Sikap Konggres Jelas Tolak Praktik LGBT di Indonesia
08:16
Video thumbnail
Sindiran Presiden Londo Ireng Pakek Baju Lain
08:01
Video thumbnail
PDIP Menolak Lupa Sejarah Kelam Peristiwa Kudatuli
08:04
Video thumbnail
Hasto Kenang 2 Kali Serangan Komando Letkol Zul Effendi & Tawaran Yang Ditolak Megawati!
08:06
Video thumbnail
Di Depan Cak Imin, Pramono Anung Blak-blakan: Politisi Pindah-Pindah Partai Nggak Pernah Jadi Besar
08:02
Video thumbnail
BPKN Sebut Komunikasi Pengembang LRT City Sulit, Menteri Ara Langsung Turun Tangan Buru Solusi
08:48
Video thumbnail
Keponakan Presiden Prabowo Sebut Dunia Iri dengan Budaya RI
08:42
Video thumbnail
Tak Pakai Lama! Purbaya Gerak Cepat Bongkar Aturan Berbelit
08:35
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan! Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Para Dewa
08:57
Video thumbnail
Bukan Kaleng-Kaleng! Inovasi Pertanian Bikin Heboh, Traktor Amfibi hingga Alat Panjat Kelapa
08:23
Video thumbnail
Luar Biasa Mentan Amran Borong Lahan Jagung Rp10 Miliar, 3.000 H Siap Dibagikan Gratis ke Petani
08:04
Video thumbnail
MUI Dorong Kongres Ambil Sikap Jelas, Minta Rekomendasi Tegas Tolak Praktik LGBT di Indonesia
08:16
Video thumbnail
Bahlil Yakin Era Mobil Hidrogen Segera Tiba, Mobil Listrik Terancam?
11:06
Video thumbnail
Berseloroh, Polkam Bicara Tegas soal Plt Jaksa Agung
08:29
Video thumbnail
MBG Program Mulia, Namun Terganggu Gegara Oknum Pejabat Kalah Lawan Setan & Roh Gelap
08:59
Video thumbnail
Prabowo Semprot Media soal Pemberitaan Sekolah Rusak: Ada Waktunya Saya Sebut!
10:25
Video thumbnail
Dipandang Sebelah Mata, Mampukah B50 Jadi Senjata Baru Energi Indonesia?
11:17

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER