JCCNetwork.id-Sebuah sedan MG5 berbahan bakar bensin terbakar hebat saat terparkir di area luar sebuah hotel mewah di Kota Ningbo, Provinsi Zhejiang, China, Minggu (17/5/2026) malam waktu setempat.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan belum ada keterangan resmi dari pihak produsen maupun otoritas terkait.
“Warga di sekitar lokasi juga mengeluhkan bau asap yang sangat menyengat, bahkan api sempat merembet dan membakar tanaman di area parkir tersebut,” tulis Carnewschina, Rabu (20/5/2026).
Insiden tersebut pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat kobaran api membesar dari kendaraan yang sedang dalam kondisi parkir.
Sejumlah saksi kemudian merekam kejadian dan mengunggah foto serta video ke media sosial lokal, termasuk WeChat dan Rednote.
Berdasarkan keterangan saksi, mobil dalam keadaan kosong ketika api mulai muncul sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, kobaran api disebut berlangsung sangat cepat hingga melalap sebagian besar bodi kendaraan, terutama area kabin dan bagasi belakang.
Dari dokumentasi yang beredar, titik api diduga bukan berasal dari ruang mesin bagian depan.
Api bahkan sempat merembet ke area sekitar parkir dan membakar sejumlah tanaman di lokasi kejadian.
Media otomotif Carnewschina melaporkan, warga sekitar juga mengeluhkan asap tebal dengan bau menyengat selama proses kebakaran berlangsung.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil mengendalikan api sebelum merembet ke kendaraan lain yang terparkir di sekitar area hotel.
Setelah api berhasil dipadamkan, kondisi mobil dilaporkan hangus total dan hanya menyisakan bagian rangka kendaraan.
Identitas mobil masih dapat dikenali dari logo MG yang terlihat pada bagian roda depan.
Kasus ini turut menjadi sorotan setelah muncul informasi mengenai status asuransi kendaraan tersebut.
Seorang pengguna Rednote yang mengaku sebagai pasangan pemilik mobil menyebut kendaraan baru digunakan selama dua tahun dan tidak dilindungi asuransi kerusakan komersial atau all risk.
Akibatnya, pemilik kendaraan disebut tidak akan memperoleh penggantian atas kerusakan mobil.
Selain itu, ia juga berpotensi menanggung biaya kerusakan fasilitas umum dan area hotel yang terdampak kebakaran.
Dalam sistem asuransi wajib lalu lintas di China, kompensasi kerusakan fasilitas publik disebut hanya ditanggung hingga 2.000 yuan atau sekitar Rp4,4 juta.
Jika tidak memiliki perlindungan tambahan tanggung jawab pihak ketiga, seluruh biaya kerugian harus ditanggung pribadi oleh pemilik kendaraan.
Di sisi lain, lini MG5 bensin sebelumnya juga sempat mendapat perhatian terkait aspek keselamatan.
Mobil tersebut pernah memperoleh nilai nol bintang dalam pengujian keselamatan ANCAP Australia karena dinilai memiliki fitur perlindungan yang tertinggal dibanding kompetitor di kelasnya.
Publik kini menunggu hasil investigasi resmi dari SAIC Motor selaku induk perusahaan MG untuk memastikan penyebab pasti kebakaran kendaraan tersebut.



