Resmi Jadi Jampidsus, Kuntadi Fokus Evaluasi Perkara

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi melantik Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026). Usai mengucapkan sumpah jabatan, Kuntadi memastikan penanganan perkara tindak pidana khusus, terutama kasus-kasus besar yang menjadi perhatian publik, akan tetap menjadi fokus utama institusinya.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Kuntadi mengungkapkan telah menerima arahan langsung dari Jaksa Agung mengenai langkah-langkah yang harus segera dilakukan setelah menjabat sebagai Jampidsus. Salah satu fokus awal adalah memperkuat konsolidasi internal maupun eksternal untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum.

- Advertisement -

“Sesuai arahan Bapak Jaksa Agung, ada dua hal yang menjadi perhatian, yakni melakukan konsolidasi, baik ke dalam maupun ke luar, serta melakukan evaluasi,” ujar Kuntadi usai pelantikan di Gedung Utama Kejagung, Jakarta.

Selain memperkuat koordinasi, Kuntadi mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai perkara yang saat ini masih dalam proses penanganan. Evaluasi tersebut mencakup kasus-kasus dengan nilai kerugian negara yang besar maupun perkara yang menyita perhatian masyarakat.

Menurutnya, langkah evaluasi diperlukan agar proses penyidikan dan penuntasan perkara dapat berjalan lebih efektif, sekaligus memastikan setiap kasus memperoleh penanganan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

- Advertisement -

“Seluruh penanganan perkara akan kami evaluasi, termasuk perkara yang menarik perhatian masyarakat dan perkara yang nilainya cukup besar. Itu menjadi prioritas kami untuk dituntaskan, termasuk dilakukan percepatan penyelesaiannya,” kata dia.

Ia menegaskan bahwa upaya percepatan penanganan perkara tidak akan mengurangi kualitas proses hukum. Sebaliknya, setiap tahapan akan tetap dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas.

Kuntadi juga menekankan pentingnya menjaga integritas aparat penegak hukum dalam menangani tindak pidana khusus. Menurutnya, integritas, objektivitas, dan transparansi merupakan fondasi utama agar kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan tetap terjaga.

“Hal yang paling harus kami jaga adalah integritas, objektivitas, dan transparansinya,” ucapnya.

Ia memastikan seluruh jajaran Jampidsus akan bekerja secara profesional tanpa intervensi dalam menangani setiap perkara yang menjadi kewenangannya.

Di sisi lain, Kuntadi menjelaskan bahwa koordinasi pengawasan terhadap penanganan perkara tetap dilakukan bersama Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas). Sementara itu, Jampidsus akan bertanggung jawab terhadap dukungan administrasi serta pengendalian teknis dalam setiap proses penanganan perkara.

“Untuk koordinator tetap Pak Jamwas. Namun dukungan administrasi dan pengendalian teknis lainnya akan kami lakukan,” tuturnya.

Dengan pelantikan tersebut, Kejaksaan Agung berharap kinerja bidang tindak pidana khusus semakin optimal, khususnya dalam menuntaskan berbagai perkara korupsi dan tindak pidana khusus lainnya yang memiliki dampak besar terhadap keuangan negara maupun kepentingan publik. Ke depan, percepatan penyelesaian perkara besar sekaligus penguatan tata kelola penegakan hukum menjadi salah satu target utama di bawah kepemimpinan Kuntadi sebagai Jampidsus.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu 2027

JCCNetwork.id- Pemerintah disebut akan mengakhiri skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu bagi guru mulai 2027. Seluruh guru yang saat ini berstatus...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo Geram! Kapolri Diminta Kejar Pelaku Karhutla untuk Kebun Sawit
09:10
Video thumbnail
Bencana Datang Bertubi-tubi, Prabowo Siapkan Tambahan Anggaran Signifikan #shorts #trending
01:44
Video thumbnail
MK Nyatakan Gugatan Masa Jabatan Kapolri Ditarik, Pemohon Tak Bisa Mengulang Perkara
01:41
Video thumbnail
Gempa hingga Anak Krakatau Jadi Perhatian, Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana
11:08
Video thumbnail
MK Nyatakan Gugatan Masa Jabatan Kapolri Tak Bisa Diajukan Lagi Usai Ditarik
09:25
Video thumbnail
Tiba Tiba Said Iqbal Minta Maaf Kepada DPR Sambil Beberkan Alasan Pakai Kacamata
08:30
Video thumbnail
Prabowo Gercep! Pimpin Ratas Penanganan Karhutla hingga Erupsi Anak Krakatau
10:30
Video thumbnail
Waspada Abu Anak Krakatau! Menkes Ungkap 3 Risiko Kesehatan dan Cara Cegahnya
08:57
Video thumbnail
Momen DPR Cecar Purbaya, Soroti Anggaran Anggaran BUN di Atas Rp1.000 Triliun
08:02
Video thumbnail
DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Pasti Disahkan: Tolong Dicatat, Direkam
08:39
Video thumbnail
Warga Cegat Mobil Gibran di Sumut, Keluhan Huntap hingga Sabo Dam Disampaikan Langsung
08:42
Video thumbnail
Nusron Belum Puas dengan Rocky Gerung dan Bakal Undang Lagi Buat Adu Argumen Soal Tanah
08:12
Video thumbnail
Tak Cuek! Wapres Gibran Turun dari Mobil Saat Dicegat Warga
08:47
Video thumbnail
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke 15 Kecamatan, Ini Penjelasan BNPB
08:21
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Modifikasi CuacaAbu Anak Krakatau Mulai Selimuti Jakarta
08:23
Video thumbnail
Yusril Ungkap Peringatan Natsir, Kekuasaan Tanpa Etika Bisa Jadi Bumerang
11:24
Video thumbnail
Lucky Ditawari Jadi Anak Angkat, Jawabannya Polos Banget Sampai Dua Menteri Kaget
09:15
Video thumbnail
Tangis Pecah di Ruangan! Kisah Bocah Lucky Bikin MC, Jenderal dan Menteri Tak Kuasa Menahan Haru
10:38
Video thumbnail
Bongkar Pengadaan LED Rp500 Miliar di BGN, Baru Masuk Sudaryono Langsung Batalkan
09:03
Video thumbnail
Sudaryono Terpukul Kasus Keracunan MBG Muncul Lagi, Tapi Pastikan BGN Dibenahi Total
08:43

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER