Motor Listrik Flying Flea Resmi Diperkenalkan, Royal Enfield Sasar Pasar Premium

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Pasar sepeda motor listrik global akan kedatangan pemain baru. Royal Enfield dijadwalkan meluncurkan motor listrik perdananya, Flying Flea, di India pada 10 April 2026.

Peluncuran ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam menjawab tren transisi energi, sekaligus memperluas segmen kendaraan listrik premium untuk mobilitas perkotaan.

- Advertisement -

Flying Flea dibekali motor listrik tipe Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) dengan tenaga 15,4 kW.

Performa tersebut memungkinkan akselerasi dari 0 hingga 60 km/jam dalam waktu 3,7 detik, dengan kecepatan puncak mencapai 115 km/jam. Spesifikasi ini dinilai cukup kompetitif untuk kebutuhan berkendara di tengah lalu lintas urban yang padat.

Dari sisi daya jelajah, motor ini menggunakan baterai berkapasitas 3,91 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 154 km dalam satu kali pengisian penuh berdasarkan standar Indian Driving Cycle (IDC).

- Advertisement -

Fitur pengisian daya juga menjadi keunggulan, dengan on-board charger yang memungkinkan pengisian dari 20 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 65 menit.

Flying Flea turut dilengkapi berbagai fitur modern, seperti sistem pencahayaan full-LED, integrasi navigasi Google pada panel instrumen, serta fitur wireless charging untuk ponsel.

Untuk keamanan, disematkan teknologi cornering ABS dan traction control guna meningkatkan stabilitas saat bermanuver.

Selain itu, motor ini menawarkan mode berkendara fleksibel, termasuk mode Sport dan mode Individual. Pada mode Individual, pengguna dapat menyesuaikan pengaturan seperti tingkat intervensi traction control, sensitivitas ABS, hingga respons akselerasi sesuai preferensi.

Dari segi desain, Flying Flea mengusung konsep ringkas dengan tampilan klasik khas Royal Enfield. Ciri utamanya terlihat pada penggunaan suspensi depan model girder, jok gantung (floating seat), serta jok penumpang yang dapat dilepas pasang. Pendekatan ini mempertegas identitas motor sebagai perpaduan antara estetika klasik dan teknologi modern.

Dengan fitur canggih dan material premium yang diusung, Flying Flea diposisikan sebagai motor listrik kelas atas untuk komuter urban. Produk ini menyasar konsumen yang tidak hanya mengutamakan fungsi, tetapi juga gaya hidup dan nilai historis dari merek.

Peluncuran Flying Flea menjadi penanda transformasi Royal Enfield dalam menghadapi era elektrifikasi, tanpa meninggalkan karakter desain klasik yang telah menjadi ciri khasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BNN Usul Pelarangan Vape di RUU Narkotika

JCCNetwork.id- Kepala Badan Narkotika Nasional, Suyudi Ario Seto, mengajukan usulan agar rokok elektronik atau vape beserta cairannya dimasukkan dalam kategori yang dilarang dalam Rancangan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER