JCCNetwork.id- Dua nama pelatih berlisensi Grade A tengah menjadi sorotan publik sepak bola Indonesia. Keduanya diyakini kuat sebagai kandidat utama untuk menangani Timnas Indonesia, yakni Shin Tae-yong dan Timur Kapadze.
Kabar ini mencuat setelah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kembali terlihat mem-follow akun Instagram Shin Tae-yong, memicu spekulasi kembalinya pelatih asal Korea Selatan itu ke kursi panas skuad Garuda. Padahal, hubungan keduanya sempat renggang usai PSSI resmi memutus kontrak Shin pada Januari 2025.
Pertama Shin Tae-yong
Shin Tae-yong bukan nama asing bagi publik Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu pernah membawa Timnas Indonesia melangkah ke 16 besar Piala Asia, dan mencatat sejarah dengan menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia capaian tertinggi Garuda sepanjang sejarah.
Selain itu, Shin juga sukses membawa Timnas U-23 Indonesia lolos ke semifinal Piala Asia U-23, torehan yang memperkuat reputasinya sebagai pelatih berdisiplin tinggi dan berorientasi pada pengembangan pemain muda.
Dengan formasi andalannya 3-4-3, Shin dikenal sebagai sosok yang tegas dan sistematis. Sejak melatih Indonesia pada 2020, ia mencatat 57 pertandingan dengan 26 kemenangan, termasuk mencetak fondasi kuat bagi regenerasi skuad nasional.
Tak heran bila banyak fans berharap STY kembali ke pelukan Garuda, melanjutkan proyek sepak bola jangka panjang yang sempat terhenti.
Kedua Timur Kapadze
Sementara itu, Timur Kapadze, pelatih asal Uzbekistan, juga masuk radar kuat PSSI. Namanya mencuri perhatian usai berhasil membawa Timnas Uzbekistan lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya, sekaligus mengantar Timnas U-23 Uzbekistan ke Olimpiade Paris 2024. Kapadze juga mempersembahkan medali perunggu di Asian Games 2023 serta gelar juara CAFA Nations Cup 2025.
Namun, meski sarat prestasi, Kapadze kini hanya menjadi asisten pelatih di bawah Fabio Cannavaro, menjadikan peluang menangani Timnas Indonesia sebagai kesempatan emas untuk tampil sebagai pelatih kepala di kancah internasional.
Dengan lisensi Pro UEFA dan filosofi menyerang lewat formasi 4-3-3 attacking, Kapadze dinilai punya pemahaman taktik modern serta pengalaman luas di level Asia.
Lalu Siapa yang Lebih Layak? Persaingan dua pelatih berprestasi ini membuat publik terbelah. Sebagian ingin melihat Shin Tae-yong kembali melanjutkan proyek Garuda, sementara lainnya penasaran dengan napas baru dari Timur Kapadze yang dikenal sebagai pelatih muda dengan gaya progresif.
Kini, bola panas ada di tangan PSSI untuk menentukan siapa yang akan menjadi arsitek baru skuad Garuda apakah nostalgia bersama Shin Tae-yong, atau era baru bersama Timur Kapadze.



