Ulah Segelintir Tim Sukses Bupati Asal Lumoy Dinilai Merusak Citra Pendidikan Demi Proyek Revitalisasi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Oleh: Aburizal Bahta
Ketua Kode Indonesia

JCCNetwork.id – Polemik proyek revitalisasi Sekolah SD Negeri 03 Ambalau Kecamatan Ambalau Kabupaten Buru Selatan kembali menjadi sorotan publik. Ketua Koalisi Muda Indonesia [KODE] Aburizal Bahta menilai ini ulah segelintir oknum yang disebut-sebut merupakan bagian dari tim sukses bupati asal Lumoy justru telah mencoreng citra dunia pendidikan karena diduga lebih mengedepankan kepentingan proyek dibandingkan peningkatan mutu pendidikan, jumat 24/7/2026.

- Advertisement -

Kritik tersebut mencuat setelah berbagai isu terkait proyek revitalisasi sekolah berkembang di tengah masyarakat. Sejumlah pihak menilai proses pelaksanaan program seharusnya berorientasi pada peningkatan kualitas sarana dan prasarana belajar, bukan dijadikan ruang bagi kepentingan kelompok tertentu.

Beberapa tokoh masyarakat juga mengaku prihatin karena polemik yang terus bergulir berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap sektor pendidikan di Buru Selatan. Mereka menegaskan bahwa dunia pendidikan semestinya dijauhkan dari kepentingan politik maupun kepentingan ekonomi yang dapat mengganggu tujuan utama pembangunan sumber daya manusia.

“kalu hanya mengejar proyek revitalisasi tim sukses memaksakan kadis dan bupati ganti Kepsek SD Negeri 03 Ambalau sudah tiga kali, sedangkan yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah sekolah yang layak, fasilitas yang memadai, dan pelayanan pendidikan yang berkualitas. Jangan sampai pendidikan justru menjadi arena perebutan kepentingan proyek,” ujar ketua KODE.

- Advertisement -

Masyarakat juga berharap pemerintah daerah dapat memastikan seluruh proses revitalisasi sekolah berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengawasan yang ketat dinilai penting agar program yang dibiayai negara benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.

Di sisi lain, sejumlah pemerhati pendidikan mengingatkan bahwa isu-isu yang berkembang perlu disikapi secara objektif. Apabila terdapat dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek, mereka meminta aparat pengawas internal maupun lembaga yang berwenang melakukan pemeriksaan berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Mereka mengimbau seluruh pihak agar tidak membawa institusi pendidikan ke dalam konflik kepentingan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah maupun dunia pendidikan.

Publik juga berharap polemik ini segera diselesaikan secara terbuka sehingga program revitalisasi sekolah dapat kembali fokus pada tujuan utamanya, yakni meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi muda di Kabupaten Buru Selatan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rumah di Jakarta Utara Dilalap Api, 11 Damkar Dikerahkan

JCCNetwork.id- Sebuah rumah tinggal di Jalan Cemara Angin, Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, dilanda kebakaran pada Kamis (23/7/2026) siang. Peristiwa tersebut...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER