Kemenhaj Umumkan Calon Haji 2027

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi mengumumkan daftar calon jemaah haji yang dijadwalkan berangkat pada musim haji 2027. Pengumuman tersebut dilakukan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan ibadah haji sekaligus memberikan waktu persiapan yang lebih panjang bagi seluruh calon jemaah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan keputusan mengumumkan daftar calon jemaah lebih dini merupakan langkah strategis agar seluruh tahapan penyelenggaraan haji dapat disiapkan secara lebih matang, terencana, dan tidak dilakukan secara terburu-buru menjelang keberangkatan.

- Advertisement -

Menurut Dahnil, seluruh nama calon jemaah yang masuk daftar tunggu dan dijadwalkan berangkat pada 2027 telah diumumkan kepada publik. Dengan kepastian tersebut, para calon jemaah memiliki waktu yang cukup untuk melengkapi berbagai persyaratan administrasi, menjaga kondisi kesehatan, hingga mempersiapkan kemampuan manasik sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Ini jemaah sudah kita umumkan. Sudah diumumkan semua, Bu. Yang waiting list yang akan berangkat 2027 kita umumkan,” ungkap Dahnil dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut juga bertujuan memberikan keleluasaan bagi jajaran internal Kemenhaj dalam menyusun berbagai program pembinaan, pelayanan, serta koordinasi lintas instansi yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji.

- Advertisement -

Dengan waktu persiapan yang lebih panjang, pemerintah berharap kualitas pelayanan kepada jemaah dapat meningkat, mulai dari aspek administrasi, kesehatan, pembinaan ibadah, hingga pelayanan selama berada di Arab Saudi.

Selain mengumumkan daftar calon jemaah lebih awal, Dahnil juga menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah agar membangun hubungan yang lebih erat dengan para calon jemaah sejak jauh hari.

Instruksi tersebut berlaku bagi seluruh jajaran, mulai dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), petugas penyelenggara haji, hingga seluruh pegawai yang terlibat dalam pelayanan ibadah haji.

“Pertama yang harus dipersiapkan itu adalah Bapak dan Ibu semuanya itu harus punya engagement yang kuat dengan jemaah. Itu yang ingin kita bangun. Mulai dari ASN, Kakanwil, nanti petugas haji, semua yang mengurus haji itu harus punya engagement yang kuat dengan jemaah,” tutur dia.

Menurutnya, pendekatan yang lebih intensif kepada calon jemaah akan memudahkan pemerintah dalam memberikan pembinaan, edukasi, serta pendampingan selama proses persiapan keberangkatan.

Dahnil menilai keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya ditentukan oleh kelancaran aspek teknis perjalanan, tetapi juga oleh kualitas komunikasi dan pelayanan yang diberikan kepada jemaah sejak awal proses.

Ia menegaskan Kementerian Haji dan Umrah memiliki peran yang jauh lebih luas dibanding sekadar menjadi lembaga yang mengurus keberangkatan dan kepulangan jemaah.

Menurut Dahnil, kementerian yang baru dibentuk tersebut diharapkan mampu menghadirkan transformasi nilai bagi masyarakat melalui penyelenggaraan ibadah haji.

Transformasi itu mencakup pembentukan karakter, penguatan nilai kebangsaan, peningkatan moral, serta pengembangan nilai-nilai peradaban dan keadaban yang tercermin dalam pelaksanaan ibadah.

Konsep tersebut kemudian dirumuskan melalui program Tri Sukses, yakni Sukses Ritual, Sukses Ekonomi, serta Sukses Peradaban dan Keadaban.

“Bukan sekadar terkait dengan penyelenggaraannya saja, tapi dia harus punya transformasi nilai. Nilai kebangsaan, nilai moral, nilai peradaban, nilai keadaban, yang kemudian kita rumuskan melalui ‘Tri Sukses’ itu: Sukses Ritual, Sukses Ekonomi, dan Sukses Peradaban dan Keadaban,” kata Dahnil.

Melalui konsep itu, pemerintah berharap penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya menghasilkan jemaah yang mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan kebangsaan setelah kembali ke Indonesia.

Pengumuman daftar calon jemaah haji 2027 yang dilakukan lebih awal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Kementerian Haji dan Umrah melakukan reformasi tata kelola penyelenggaraan ibadah haji agar semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada seluruh jemaah Indonesia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Periksa Anggota V BPK Bobby Adhityo

JCCNetwork.id- Anggota V Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Bobby Adhityo, memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK,...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER