Pemprov DKI Percepat Proyek Pengendalian Banjir

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk memperkuat pengendalian banjir di ibu kota seiring tingginya intensitas hujan yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Upaya tersebut mencakup normalisasi sungai, pembangunan waduk atau embung, serta perbaikan infrastruktur jalan yang terdampak genangan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, salah satu fokus utama penanganan banjir diarahkan pada normalisasi Kali Cakung Lama dan sistem aliran Kali Angke. Kedua wilayah tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mengurangi risiko genangan di kawasan permukiman dan ruas jalan sekitarnya.

- Advertisement -

“Mengingat curah hujan yang diperkirakan masih tinggi, diperlukan penanganan di Kali Cakung Lama dan Kali Angke untuk mengurangi genangan di wilayah sekitarnya. Oleh karena itu, kami menyetujui dan akan segera memulai normalisasi Kali Cakung Lama,” ujar Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (29/1).

Menurut Pramono, Pemprov DKI telah menyetujui percepatan normalisasi Kali Cakung Lama yang akan dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Proses tersebut dilakukan melalui pembebasan lahan di sepanjang bantaran sungai, dilanjutkan dengan pembersihan area serta pembangunan turap untuk memperkuat struktur sungai.

Ia menegaskan, lahan yang pembebasannya telah rampung diminta segera ditindaklanjuti agar pekerjaan fisik tidak mengalami keterlambatan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas tampung sungai dan memperlancar aliran air saat terjadi hujan deras.

- Advertisement -

Sementara itu, untuk penanganan Kali Ciliwung, pembangunan tanggul akan menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum. Adapun normalisasi Kali Cakung Lama sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari program pengendalian banjir di wilayah timur Jakarta.

Selain pembebasan lahan, Dinas SDA DKI juga melakukan penguatan tanggul Kali Cakung Lama Segmen Pegangsaan Dua sepanjang 2,4 kilometer. Kegiatan tersebut masuk dalam Jaktirta Project periode 2025–2027 yang dirancang untuk meningkatkan ketahanan sistem drainase dan sungai di Jakarta.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga menyiapkan pengadaan tanah untuk normalisasi Kali Cakung Lama Segmen Begog dengan panjang sekitar 1,3 kilometer dan lebar sungai rencana mencapai 15 meter. Segmen ini diprioritaskan sebagai bagian dari penanganan banjir jangka menengah.

“Selanjutnya, Dinas SDA DKI Jakarta menyiapkan pengadaan tanah untuk Kali Cakung Lama Segmen Begog sepanjang sekitar 1,3 kilometer dengan lebar sungai rencana sekitar 15 meter. Ini menjadi prioritas kami dalam penanganan banjir jangka menengah,” jelasnya.

Di sisi lain, Pramono memaparkan rencana pembangunan Embung atau Waduk Polor yang berlokasi di Bendung Polor pada sistem aliran Kali Angke. Embung tersebut berfungsi sebagai tampungan air sementara guna mereduksi debit puncak saat hujan lebat.

Dengan adanya embung, aliran air tidak langsung menuju sistem hilir, sehingga potensi genangan di kawasan rawan, termasuk sebelum air masuk ke Cengkareng Drain, dapat ditekan.

“Pembangunan Embung Polor akan dilaksanakan oleh PAM Jaya dan segera direalisasikan agar debit air di Kali Angke dapat ditekan dan tidak seluruhnya langsung mengalir ke hilir,” tutupnya.

Pemprov DKI menegaskan, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari strategi terpadu pengendalian banjir yang dilakukan secara bertahap, baik jangka pendek maupun menengah, demi meningkatkan ketahanan Jakarta terhadap ancaman banjir musiman.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Mendagri Instruksikan Pajak Kendaraan Listrik Dibebaskan

JCCNetwork.id- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan seluruh gubernur di Indonesia untuk segera memberikan insentif fiskal bagi pemilik kendaraan listrik berbasis baterai melalui pembebasan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER