Penumpang MV Hondius Positif Virus Andes

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id — Otoritas kesehatan Amerika Serikat mengungkapkan satu warga negara AS yang dievakuasi dari kapal pesiar MV Hondius dinyatakan positif terinfeksi varian Andes dari hantavirus.

Sementara itu, satu penumpang lainnya dilaporkan mengalami gejala ringan yang diduga berkaitan dengan paparan virus tersebut.

- Advertisement -

Laporan NBC menyebutkan para warga AS yang dievakuasi telah diterbangkan ke Nebraska.

University of Nebraska Medical Center menyatakan pasien yang terkonfirmasi positif tidak menunjukkan gejala meski hasil tes memastikan adanya infeksi virus Andes.

Kasus ini berkaitan dengan wabah hantavirus yang terjadi di kapal pesiar Belanda MV Hondius dalam pelayaran dari Argentina menuju Cape Verde.

- Advertisement -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi terdapat tujuh kasus infeksi di kapal tersebut, termasuk tiga korban meninggal dunia.

 

Pada Minggu (10/5), kapal MV Hondius dilaporkan tiba di perairan dekat Tenerife, Kepulauan Canary, di tengah pengawasan ketat otoritas kesehatan internasional.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menegaskan virus Andes merupakan satu-satunya jenis hantavirus yang diketahui dapat menular antar-manusia.

Namun, tingkat penularannya dinilai sangat rendah dan membutuhkan kontak erat dengan cairan tubuh penderita.

Direktur Divisi Kesehatan Migrasi Global CDC, David Fitter, mengatakan hantavirus bukan penyakit baru dan penyebarannya jauh lebih sulit dibanding virus pernapasan lainnya.

Menurut Fitter, penularan virus Andes umumnya terjadi melalui kontak intensif, seperti paparan cairan tubuh, droplet pernapasan, maupun penggunaan barang pribadi secara bersama.

“Dan hantavirus ini, yaitu virus Andes, adalah satu-satunya strain yang bisa menular antar-manusia, tetapi sekali lagi, penularannya sangat sulit melalui kontak dekat dengan cairan tubuh, pernapasan, berbagi barang pribadi secara intim, seperti sikat gigi, dan sebagainya. Jadi, ini sangat berbeda dengan virus pernapasan,” jelas Fitter dalam konferensi pers di Washington, Amerika Serikat, Senin (11/5).

Hantavirus sendiri merupakan kelompok virus yang ditularkan melalui hewan pengerat.

Infeksi virus ini dapat memicu sindrom paru hantavirus maupun demam berdarah dengan gangguan ginjal yang berpotensi fatal.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Tesla Patenkan Teknologi Pendingin Kabin Baru

JCCNetwork.id — Tesla mengembangkan teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi pendinginan kabin pada mobil listrik saat cuaca panas. Inovasi tersebut telah didaftarkan dalam bentuk paten dan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER