DPR Minta Basarnas Prioritaskan Pencarian KM Kembang Kurma

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memprioritaskan upaya pencarian terhadap korban kapal motor KM Kembang Kurma yang dilaporkan karam di perairan utara Pulau Lombok. Hingga Sabtu (7/2), empat orang yang terdiri dari tiga Anak Buah Kapal (ABK) dan satu nahkoda masih dinyatakan hilang.

Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa kecelakaan laut yang melibatkan kapal asal Sumenep, Jawa Timur tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan dan pencarian korban harus menjadi fokus utama seluruh pemangku kepentingan terkait.

- Advertisement -

“Kami menyampaikan duka mendalam atas peristiwa karamnya kapal asal Sumenep ini yang mengakibatkan empat orang hingga kini belum ditemukan. Kami meminta Basarnas untuk menjadikan pencarian korban sebagai prioritas utama,” kata Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan di Jakarta, Sabtu (7/2).

Menurut Irmawan, operasi pencarian perlu didukung secara maksimal dengan melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Ia menilai data cuaca, arus laut, serta potensi pergeseran lokasi korban sangat krusial untuk meningkatkan efektivitas pencarian di tengah kondisi perairan yang dinamis.

“BMKG harus dilibatkan secara aktif dalam mendukung operasi pencarian, mulai dari pemetaan cuaca, arus laut, hingga potensi pergeseran lokasi korban. Bagaimanapun, setiap nyawa manusia harus terus diupayakan pencariannya,” imbuh anggota dewan yang membidangi urusan infrastruktur dan perhubungan nasional itu.

- Advertisement -

Lebih lanjut, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyoroti tingginya ketergantungan masyarakat kepulauan terhadap transportasi laut tradisional, khususnya untuk distribusi logistik dan kebutuhan pokok. Ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut menyimpan risiko besar apabila tidak dibarengi dengan penerapan standar keselamatan yang memadai.

Irmawan menilai kasus tenggelamnya kapal pengangkut sembako akibat cuaca buruk bukanlah kejadian pertama. Ia menyebut insiden ini sebagai peringatan serius bagi pemerintah dan otoritas pelayaran untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan kecelakaan laut.

“Kasus kapal pengangkut sembako yang tenggelam akibat cuaca buruk bukan kali pertama terjadi. Ini menjadi alarm serius bahwa upaya pencegahan harus diperkuat. Pemerintah perlu memastikan kelayakan kapal, kelengkapan alat keselamatan, serta kepatuhan terhadap peringatan dini cuaca sebelum kapal berlayar,” paparnya

Ia juga mendorong pengawasan yang lebih ketat terhadap pelayaran logistik antarpulau, peningkatan literasi keselamatan bagi awak kapal, serta koordinasi yang solid antara operator kapal, BMKG, dan otoritas pelayaran. Menurutnya, kelancaran distribusi logistik harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap keselamatan awak kapal.

Diketahui, KM Kembang Kurma mengangkut muatan sembako milik warga Pagerungan Kecil, Kabupaten Sumenep. Kapal tersebut bertolak dari Pantai Bom, Banyuwangi, pada Selasa malam (3/2) sekitar pukul 22.30 WIB dengan tujuan wilayah kepulauan.

Berdasarkan manifest kapal, KM Kembang Kurma membawa pasokan beras, telur, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Laporan awal menyebutkan bahwa cuaca buruk diduga kuat menjadi faktor utama yang menyebabkan kapal mengalami kecelakaan dan akhirnya karam di tengah pelayaran.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp55.150 per Kg, Ini Daftar Lengkap Pangan Hari Ini

JCCNetwork.id- Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran nasional masih menunjukkan variasi, dengan cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas yang berada pada...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Heboh Perry Warjiyo Lepas Jabatan Gubernur Bank Indonesia #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Sherly Tak Habis Pikir! Dana BOS Nyaris Rp1 Miliar, Lampu Sekolah Dibiarkan Mati Setahun Lebih
10:48
Video thumbnail
Detik-Deti Gubernur Sherly Semprot Kepsek Gegara Toilet dan Lampu Sekolah Mati Tahunan
10:57
Video thumbnail
Rakyat Terus Jadi Korban! PDIP Tanya Kenapa Kekerasan Negara ke Rakyat Terus Terulang?
08:04
Video thumbnail
Bikin Ruangan Pecah, Cak Imin Seloroh ke PKS: Kursinya Jangan Lebih Banyak dari PKB
09:42
Video thumbnail
Tegas! Maruarar Sirait Tegur Anak Buah Soal Data Rumah Mangkrak: Jangan Bicara Tanpa Dasar!
10:32
Video thumbnail
DPR Semprot Penyidik Lampung, KUHAP Baru Wajib Dipatuhi atau Terancam Sanksi
08:12
Video thumbnail
MUI Dorong Sikap Konggres Jelas Tolak Praktik LGBT di Indonesia
08:16
Video thumbnail
Sindiran Presiden Londo Ireng Pakek Baju Lain
08:01
Video thumbnail
PDIP Menolak Lupa Sejarah Kelam Peristiwa Kudatuli
08:04
Video thumbnail
Hasto Kenang 2 Kali Serangan Komando Letkol Zul Effendi & Tawaran Yang Ditolak Megawati!
08:06
Video thumbnail
Di Depan Cak Imin, Pramono Anung Blak-blakan: Politisi Pindah-Pindah Partai Nggak Pernah Jadi Besar
08:02
Video thumbnail
BPKN Sebut Komunikasi Pengembang LRT City Sulit, Menteri Ara Langsung Turun Tangan Buru Solusi
08:48
Video thumbnail
Keponakan Presiden Prabowo Sebut Dunia Iri dengan Budaya RI
08:42
Video thumbnail
Tak Pakai Lama! Purbaya Gerak Cepat Bongkar Aturan Berbelit
08:35
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan! Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Para Dewa
08:57
Video thumbnail
Bukan Kaleng-Kaleng! Inovasi Pertanian Bikin Heboh, Traktor Amfibi hingga Alat Panjat Kelapa
08:23
Video thumbnail
Luar Biasa Mentan Amran Borong Lahan Jagung Rp10 Miliar, 3.000 H Siap Dibagikan Gratis ke Petani
08:04
Video thumbnail
MUI Dorong Kongres Ambil Sikap Jelas, Minta Rekomendasi Tegas Tolak Praktik LGBT di Indonesia
08:16
Video thumbnail
Bahlil Yakin Era Mobil Hidrogen Segera Tiba, Mobil Listrik Terancam?
11:06

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER