Polda Metro Jaya Pastikan Isu Tilang Ban Gundul Hoaks

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Polda Metro Jaya membantah informasi yang beredar luas di media sosial terkait adanya kebijakan penindakan tilang khusus terhadap pengendara sepeda motor yang menggunakan ban gundul. Kepolisian memastikan kabar tersebut tidak benar dan mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Brigjen Pol. Komarudin menegaskan bahwa informasi yang viral mengenai pemberlakuan sanksi tilang terhadap penggunaan ban gundul merupakan hoaks. Menurutnya, kepolisian tidak pernah mengeluarkan kebijakan ataupun aturan baru yang secara khusus mengatur penindakan tersebut sebagaimana narasi yang beredar di berbagai platform media sosial.

- Advertisement -

“Hoaks,” tegas jenderal polisi bintang satu itu, saat dikonfirmasi awak media, dikutip Jumat (24/7).

Komarudin menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya hanya mengacu pada informasi yang disampaikan melalui saluran resmi kepolisian. Ia mengingatkan, banyak potongan informasi yang beredar tanpa sumber yang jelas sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Meski demikian, ia menekankan bahwa penggunaan ban yang masih layak pakai tetap menjadi bagian penting dari aspek keselamatan berkendara. Kondisi ban yang sudah aus atau gundul dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat melintasi jalan basah atau ketika pengendara harus melakukan pengereman mendadak.

- Advertisement -

Menurutnya, kepolisian lebih mengedepankan upaya edukasi kepada masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum digunakan. Pemeriksaan rutin terhadap ban, rem, lampu, dan komponen keselamatan lainnya dinilai jauh lebih penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan di jalan raya.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan oleh unggahan dari akun Instagram @folkshiif yang menyebut bahwa pengendara sepeda motor yang menggunakan ban gundul dapat dikenai sanksi berdasarkan Pasal 278 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Unggahan tersebut juga mencantumkan ancaman pidana berupa kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu. Narasi tersebut kemudian tersebar luas dan memicu berbagai tanggapan dari masyarakat yang mengira kepolisian telah mulai menerapkan penindakan terhadap penggunaan ban gundul.

Menanggapi hal itu, Polda Metro Jaya memastikan informasi tersebut tidak berasal dari institusi kepolisian dan tidak mencerminkan kebijakan resmi yang berlaku. Polisi meminta masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan pengecekan terhadap sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Polda Metro Jaya juga mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Penyebaran informasi palsu dinilai dapat menimbulkan keresahan sekaligus membingungkan masyarakat.

Di sisi lain, kepolisian tetap mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan kondisi kendaraan sebelum berkendara. Ban yang masih memiliki alur, tekanan angin yang sesuai, serta komponen kendaraan yang berfungsi dengan baik menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui klarifikasi tersebut, Polda Metro Jaya berharap masyarakat semakin cermat dalam menyaring informasi yang beredar di ruang digital sekaligus tetap mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara di jalan raya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Selisih Gol Jadi Penentu Klasemen Liga Champions

JCCNetwork.id – UEFA menetapkan sejumlah kriteria untuk menentukan posisi klub apabila terdapat dua tim atau lebih yang mengoleksi poin sama dalam klasemen Liga Champions.Pada...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Blak-blakan Pensiunan Jenderal Puji Kapolri Suyudi Bongkar Kasus Sadap Presiden Malah Disorot
08:21
Video thumbnail
Listyo Sigit Kalau Jatuh Jangan Sendiri, Bongkar Dalang Besarnya Juga Dong #shorts #trending
00:22
Video thumbnail
Istana Mendadak Ramai! 11 Duta Negara Datangi Prabowo, Ada Jepang hingga Norwegia
08:31
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER