JCCNetwork.id – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia seorang pemimpin terus menuai polemik. Banyak yang menduga tujuan gugatan ini untuk memudahkan Gibran Rakabuming Raka menjadi cawapres Prabowo.
“Pada intinya Jokowi mendukung untuk melanggenhkan trah keluaganya dan politik dinastinya, ” kata Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie pada Minggu (20/8/2023).
Sebagai salah satu Pengamat Politik terkemuka di Indonesia, Jerry juga meramalkan kemungkinan konflik dalam koalisi antara PDIP yang akan menentang usulan tersebut serta Gerindra. “Saya pikir kedua partai ini akan menjadi saingan kuat pada pemilihan tahun 2024 mendatang,” ungkapnya.
Apalagi lanjut Jerry, saat ini Prabowo telah diserang oleh Puan dan Hasto terkait isu kejahatan lingkungan Food Estate, yang secara otomatis mengarah pada Prabowo sebagai salah satu mastermind di dalam proyek yang kontroversial itu.
“Jadi saya pikir Gibran akan di dukung Golkar dan tentunya koalisi KIR yang digawangi Gerindra. Saya pikir bisa saja hasil akhir 5-4 keputusannya ataupun 6-3 di sidang gugatan,” ujarnya.
Jerry juga menyoroti peran penting Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), yang juga merupakan saudara ipar Jokowi. MK meski memiliki argumen dan dasar yang kuat dalam upaya meratifikasi undang-undang, melakukan judicial review, atau mengamandemen undang-undang.
“Sebenarnya, jika kita terus-menerus mengubah konstitusi, maka di masa depan akan ada yang menggugat batasan usia menjadi 45 tahun atau 50 tahun, dan seterusnya. Sebenarnya, batasan usia saat ini sudah cukup tepat,” tutup Jerry Massie.























