Gatot Nurmantyo: 600 Hektare Lahan Food Estate Gundul

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo, menyebut saat ini sebanyak 600 hektare lahan food estate gundul. Padahal program Food Estate di berbagai wilayah ini, awalnya untuk mencegah ancaman krisis pangan.

“Kita lihat saja 600 hektare lebih untuk food estate sudah gundul sekarang. Padahal kita ini paru-paru dunia,” kata Gatot Nurmantyo, saat jumpa pers di Jakarta, dikutip Minggu (7/5/2023).

- Advertisement -

Di sisi lain, apa yang Gatot sampaikan itu, bila merujuk jejak digital pemberitaan media. Terutama soal langkah Presiden Jokowi menggagas program Food Estate di berbagai wilayah itu justru memantik persoalan baru.

Seperti di Kalimantan Tengah, hasilnya disebut banyak pihak gagal. Bahkan, perkebunan singkong seluas 600 hektar dinilai mangkrak.

Tak hanya itu, namun proyek Lumbung Pangan Nasional di komandoi oleh Kementerian Pertanian itu, secara halus memaksa masyarakat mengubah kebiasaan dalam menanam.

- Advertisement -

 

600 Hektare Gundul Proyek Cacat Prosedur?

 

Bahkan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalteng Bayu Herinata, beberapa waktu lalu sampai menegaskan bahwa megaproyek itu cacat prosedur perencanaan.

Akibat buruknya, tidak hanya bagi lingkungan, namun juga kondisi sosial masyarakat di sekitar kawasan pengembangan proyek yang sudah mulai berjalan sejak 2020 silam itu.

“Berdasarkan kondisi itu, kami berani menyatakan bahwa proyek ini gagal, pertama dari aspek kebijakan, dari hasil kajian yang kami buat, proyek ini tidak memiliki dasar atau landasan hukum yang kuat, kebijakan di tingkat nasional maupun daerah tidak ada, ini yang kemudian menyebabkan berbagai permasalahan,” kata Bayu, melansir Kalteng Pos, Minggu (30/4/2023).

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Siswi SD di Sragen Tewas, Polisi Buru Pelaku

JCCNetwork.id- Warga Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, digegerkan oleh penemuan seorang siswi sekolah dasar berinisial B (11) yang ditemukan meninggal dunia...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER