Imunisasi Tekan Kasus Campak di Sumsel

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan memastikan kondisi penyebaran campak di wilayahnya telah terkendali setelah tidak ditemukan lagi kasus positif sejak Mei 2026. Dengan perkembangan tersebut, status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang sebelumnya diberlakukan di sejumlah daerah resmi dicabut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumatra Selatan, Ira Primadesa, mengatakan tren penurunan kasus berlangsung signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan hasil pemantauan hingga awal Juni 2026, tidak terdapat lagi laporan kasus campak yang terkonfirmasi positif.

- Advertisement -

Menurut Ira, kondisi tersebut menunjukkan upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah daerah bersama fasilitas kesehatan telah membuahkan hasil. Karena tidak ada lagi penambahan kasus positif, Sumatra Selatan dinyatakan keluar dari status KLB campak yang sempat diberlakukan akibat lonjakan kasus pada awal tahun.

“Untuk status sekarang tidak lagi KLB, karena sudah mengalami penurunan kasus dari yang positif sehingga tidak ditemukan lagi kasus yang positif sampai saat ini,” kata Ira di Palembang, Selasa, 9 Juni 2026, melansir Antara.

Data Dinas Kesehatan Sumsel mencatat sejak Januari hingga Juni 2026 terdapat 3.101 kasus suspek campak yang dilaporkan dari berbagai kabupaten dan kota. Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium, sebanyak 809 kasus dinyatakan positif campak.

- Advertisement -

Lonjakan kasus paling tinggi terjadi pada periode Februari hingga April 2026. Pada masa tersebut, sejumlah daerah mengalami peningkatan penularan yang cukup signifikan sehingga pemerintah daerah menetapkan status KLB guna mempercepat penanganan dan mencegah penyebaran yang lebih luas.

Namun memasuki Mei 2026, jumlah kasus mulai menurun secara drastis hingga akhirnya tidak ditemukan lagi kasus positif baru. Penurunan itu dinilai sebagai hasil dari berbagai langkah intervensi yang dilakukan pemerintah, termasuk percepatan imunisasi dan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) di wilayah terdampak.

Program ORI difokuskan pada empat daerah yang sebelumnya menjadi episentrum penyebaran campak, yakni Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Musi Rawas Utara. Kegiatan tersebut menyasar anak-anak usia sembilan hingga 59 bulan yang menjadi kelompok paling rentan terhadap penularan penyakit campak.

Melalui program tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan kekebalan kelompok atau herd immunity sehingga rantai penularan dapat diputus secara efektif. Hingga saat ini, capaian imunisasi campak di empat daerah tersebut telah mencapai 70,6 persen dari total sasaran sebanyak 233.999 anak.

Meski kondisi saat ini dinilai aman dan tidak lagi berstatus KLB, Dinas Kesehatan Sumsel meminta masyarakat tetap waspada. Orang tua diimbau memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

Dinkes menegaskan bahwa tingginya cakupan imunisasi merupakan faktor utama dalam mencegah kemunculan kembali kasus campak. Selain melindungi individu yang menerima vaksin, imunisasi juga berperan menjaga perlindungan komunitas secara luas, terutama bagi kelompok yang memiliki risiko kesehatan lebih tinggi.

Pemerintah daerah pun akan terus melakukan pemantauan dan surveilans penyakit menular di seluruh wilayah Sumatra Selatan untuk memastikan tidak terjadi peningkatan kasus baru. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempertahankan status bebas KLB campak sekaligus memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Dengan nihilnya kasus positif selama lebih dari satu bulan terakhir, Sumatra Selatan kini memasuki fase pemulihan pasca-KLB.
Pemerintah berharap keberhasilan pengendalian campak dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan penyakit yang efektif dan berkelanjutan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Resmi Rombak Pimpinan Kejagung

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan penyegaran di jajaran pimpinan Kejaksaan Agung dengan menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 87/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan! Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Para Dewa
08:57
Video thumbnail
Bukan Kaleng-Kaleng! Inovasi Pertanian Bikin Heboh, Traktor Amfibi hingga Alat Panjat Kelapa
08:23
Video thumbnail
Luar Biasa Mentan Amran Borong Lahan Jagung Rp10 Miliar, 3.000 H Siap Dibagikan Gratis ke Petani
08:04
Video thumbnail
MUI Dorong Kongres Ambil Sikap Jelas, Minta Rekomendasi Tegas Tolak Praktik LGBT di Indonesia
08:16
Video thumbnail
Bahlil Yakin Era Mobil Hidrogen Segera Tiba, Mobil Listrik Terancam?
11:06
Video thumbnail
Berseloroh, Polkam Bicara Tegas soal Plt Jaksa Agung
08:29
Video thumbnail
MBG Program Mulia, Namun Terganggu Gegara Oknum Pejabat Kalah Lawan Setan & Roh Gelap
08:59
Video thumbnail
Prabowo Semprot Media soal Pemberitaan Sekolah Rusak: Ada Waktunya Saya Sebut!
10:25
Video thumbnail
Dipandang Sebelah Mata, Mampukah B50 Jadi Senjata Baru Energi Indonesia?
11:17
Video thumbnail
Bahlil Singgung "Tulis Lain Baca Lain Bikin Lain"
11:13
Video thumbnail
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus Begitu Saja, Operator Wajib Kasih Opsi
09:56
Video thumbnail
Purbaya cecar PLN dan Kemenperin Jelaskan Aturan KEK yang Rugikan Industri Lokal
16:59
Video thumbnail
Prabowo Tanya LSM yang Sering Mengkritik: Siapa yang Bayar HP dan Listrik Kalian?
08:47
Video thumbnail
Nasib Pedagang BBM Way Kanan Berbalik, DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Dia Pahlawan
08:59
Video thumbnail
Prabowo Soroti Kaus Prabowonomics di Kaus Kader PKB Sebut Tidak Pantas Namanya di Situ!
08:41
Video thumbnail
Suasana Pecah! Prabowo Bercanda ke Bahlil, Sebut MBG Singkatan Mas Bahlil Ganteng
08:37
Video thumbnail
Ngaku Penganut Mazhab Bebas Aktif, Bahlil: Saya Nggak Bisa Digiring
11:09
Video thumbnail
Hadir di Harlah PKB, Bahlil Disambut Meriah, Cak Imin: Gawat, Banyak Penggemarnya!
11:15
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Ajak Warga Tinggalkan Kebiasaan Rekam, Utamakan Aksi Nyata
10:54
Video thumbnail
Aura KDM Bakal Getarkan Indonesia 2029
00:56

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER