Massa Tewaskan Terduga Maling Motor di Jaksel

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor tewas setelah diamuk massa di kawasan Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026) dini hari.

“Piket mendapat laporan dari warga adanya masyarakat tentang pelaku pencurian motor yang diamankan oleh masyarakat setempat. Terus masyarakat menganggap orang tersebut sudah melakukan pencurian motor dalam satu bulan itu dua kali gitu loh anggapan masyarakat,” kata Ivo, Senin (20/4/2026).

- Advertisement -

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama AKP Ivo Amelia menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 00.30 WIB saat warga melaporkan adanya dugaan aksi pencurian sepeda motor di lingkungan mereka.

Pelaku kemudian diamankan oleh warga sebelum polisi tiba di lokasi.

Menurut Ivo, kemarahan warga dipicu oleh dugaan bahwa pelaku telah beberapa kali melakukan aksi serupa dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

- Advertisement -

Dugaan tersebut diperkuat dari hasil pengecekan rekaman CCTV yang menunjukkan kesamaan ciri-ciri pelaku dengan kejadian sebelumnya.

.”Jadi mungkin masyarakat geram terus ya begitu ya lihat itu diamankan yang diramai-ramai. Pas kita datang, kepolisian datang ke setempat pelaku sudah babak belur, terus kita langsung bawa karena takutnya pelakunya sudah sekarat kan, kita langsung polisi langsung bawa ke (RS Polri) Kramat Jati,” jelas dia.

Saat petugas tiba, kondisi pelaku sudah mengalami luka parah akibat pengeroyokan.

Polisi kemudian segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mendapatkan penanganan medis.

“Memang di pelaku ditemukan setelah kita geledah ditemukan beberapa barang bukti seperti apa kunci T, terus ada kunci-kunci motor yang kunci-kunci motor beberapa kunci motor lah gitu,” katanya.”Pelakunya sudah meninggal di Rumah Sakit Kramat Jati, pas kita di situ pas kita bawa ke RS Kramat Jati pas sudah sampai sudah diberi tahu anggota kita dapat informasi kalau pelakunya meninggal gitu,” sambung dia.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa kunci T dan beberapa anak kunci sepeda motor yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi pencurian.

Namun, pelaku tidak sempat dimintai keterangan karena tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia beberapa jam setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Polisi juga tengah mendalami informasi terkait pola waktu aksi pelaku yang disebut-sebut terjadi pada tanggal-tanggal tertentu.

Meski demikian, pihak kepolisian menyatakan hal tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan belum dapat dipastikan.
Hingga kini, aparat masih menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain dalam kasus tersebut.

“Tanggal 7 April sama tanggal 17 Maret apa 7 April kalau nggak salah ya, masih kita penyelidikan ini soalnya. Di CCTV itu sendirian, kita lihatnya satu orang ya. Kalau komplotannya kita kan masih penyelidikan ya, karena pelakunya meninggal,” ucapnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pertamina Naikkan Harga LPG Nonsubsidi Mulai 18 April

JCCNetwork.id- PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi yang mulai berlaku sejak 18 April 2026. Kebijakan ini berdampak...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER