Banjir Terjang Banyuwangi, Ribuan Rumah Terendam

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Banjir meluas di sejumlah wilayah Jawa Timur akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur sejak awal pekan. Kabupaten Banyuwangi menjadi daerah terdampak paling parah setelah jebolnya tanggul sungai menyebabkan ribuan rumah warga terendam banjir pada Senin (15/12/2025).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir di Banyuwangi melanda tiga kecamatan dengan ketinggian air bervariasi hingga mencapai 80 sentimeter. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, total 1.506 unit rumah terdampak akibat peristiwa tersebut.

- Advertisement -

“BPBD Kabupaten Banyuwangi melaporkan sebanyak 1.506 unit rumah terdampak banjir dengan ketinggian mencapai 80 sentimeter,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dikutip Kamis (18/12/2025).

Berdasarkan pemantauan BNPB, kondisi banjir di Banyuwangi berangsur surut. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, serta relawan saat ini fokus melakukan perbaikan tanggul yang rusak guna mencegah banjir susulan apabila hujan kembali turun.

Selain Banyuwangi, hujan lebat juga menyebabkan banjir di Kabupaten Jember pada hari yang sama. Luapan sungai merendam lima kecamatan dan berdampak signifikan terhadap permukiman serta infrastruktur warga. BNPB mencatat sebanyak 1.271 unit rumah terdampak, satu unit rumah hanyut, satu unit rumah mengalami kerusakan berat, serta dua unit rumah rusak ringan.

- Advertisement -

“Tercatat 1.271 unit rumah terdampak, satu unit rumah hanyut, satu unit rumah rusak berat, dua unit rumah rusak ringan, dua jembatan terputus dan sejumlah fasilitas umum terdampak kejadian ini,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, banjir di Jember juga mengakibatkan dua jembatan terputus dan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan. Sebanyak 14 warga terpaksa mengungsi dan melakukan evakuasi mandiri ke fasilitas ibadah terdekat. BPBD Kabupaten Jember telah menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

Cuaca ekstrem juga terjadi di Kabupaten Sampang, Madura. Angin kencang dan hujan lebat melanda Kecamatan Camplong pada Senin (15/12/2025) dan menyebabkan satu orang mengalami luka ringan. Selain itu, sebanyak 13 unit rumah mengalami kerusakan sedang, 47 unit rumah rusak ringan, serta satu fasilitas pendidikan terdampak.

BPBD Kabupaten Sampang bersama tim gabungan bergerak cepat melakukan penanganan darurat, termasuk pembersihan pohon tumbang dan puing-puing bangunan yang rusak akibat cuaca ekstrem.

“BPBD Kabupaten Sampang dan tim gabungan melakukan pembersihan pohon tumbang dan material rumah rusak,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca ekstrem periode 17–19 Desember 2025 yang dirilis instansi terkait, sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang. Wilayah tersebut meliputi Provinsi Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

BNPB mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Langkah-langkah yang disarankan antara lain memastikan kesiapan sumber daya manusia dan peralatan, melakukan pembersihan drainase, memperkuat tanggul, serta menyiapkan jalur dan lokasi evakuasi.

Masyarakat juga diminta untuk tetap waspada dengan memantau informasi cuaca melalui kanal resmi pemerintah, menghindari aktivitas di wilayah rawan banjir saat hujan lebat, serta segera melakukan evakuasi mandiri dan mengikuti arahan petugas apabila kondisi membahayakan keselamatan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polda Metro Jaya Pastikan Isu Tilang Ban Gundul Hoaks

JCCNetwork.id- Polda Metro Jaya membantah informasi yang beredar luas di media sosial terkait adanya kebijakan penindakan tilang khusus terhadap pengendara sepeda motor yang menggunakan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bikin Ruangan Pecah, Cak Imin Seloroh ke PKS: Kursinya Jangan Lebih Banyak dari PKB
09:42
Video thumbnail
Tegas! Maruarar Sirait Tegur Anak Buah Soal Data Rumah Mangkrak: Jangan Bicara Tanpa Dasar!
10:32
Video thumbnail
DPR Semprot Penyidik Lampung, KUHAP Baru Wajib Dipatuhi atau Terancam Sanksi
08:12
Video thumbnail
MUI Dorong Sikap Konggres Jelas Tolak Praktik LGBT di Indonesia
08:16
Video thumbnail
Sindiran Presiden Londo Ireng Pakek Baju Lain
08:01
Video thumbnail
PDIP Menolak Lupa Sejarah Kelam Peristiwa Kudatuli
08:04
Video thumbnail
Hasto Kenang 2 Kali Serangan Komando Letkol Zul Effendi & Tawaran Yang Ditolak Megawati!
08:06
Video thumbnail
Di Depan Cak Imin, Pramono Anung Blak-blakan: Politisi Pindah-Pindah Partai Nggak Pernah Jadi Besar
08:02
Video thumbnail
BPKN Sebut Komunikasi Pengembang LRT City Sulit, Menteri Ara Langsung Turun Tangan Buru Solusi
08:48
Video thumbnail
Keponakan Presiden Prabowo Sebut Dunia Iri dengan Budaya RI
08:42
Video thumbnail
Tak Pakai Lama! Purbaya Gerak Cepat Bongkar Aturan Berbelit
08:35
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan! Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Para Dewa
08:57
Video thumbnail
Bukan Kaleng-Kaleng! Inovasi Pertanian Bikin Heboh, Traktor Amfibi hingga Alat Panjat Kelapa
08:23
Video thumbnail
Luar Biasa Mentan Amran Borong Lahan Jagung Rp10 Miliar, 3.000 H Siap Dibagikan Gratis ke Petani
08:04
Video thumbnail
MUI Dorong Kongres Ambil Sikap Jelas, Minta Rekomendasi Tegas Tolak Praktik LGBT di Indonesia
08:16
Video thumbnail
Bahlil Yakin Era Mobil Hidrogen Segera Tiba, Mobil Listrik Terancam?
11:06
Video thumbnail
Berseloroh, Polkam Bicara Tegas soal Plt Jaksa Agung
08:29
Video thumbnail
MBG Program Mulia, Namun Terganggu Gegara Oknum Pejabat Kalah Lawan Setan & Roh Gelap
08:59
Video thumbnail
Prabowo Semprot Media soal Pemberitaan Sekolah Rusak: Ada Waktunya Saya Sebut!
10:25
Video thumbnail
Dipandang Sebelah Mata, Mampukah B50 Jadi Senjata Baru Energi Indonesia?
11:17

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER