Warga Gugat Pemerintah soal Pagar Laut

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Aliansi Masyarakat Anti Kedzoliman (Amak) melayangkan gugatan terhadap pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta atas dugaan kelalaian dalam melindungi hak warga Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Gugatan tersebut terkait dengan pembangunan pagar laut sepanjang 30,16 kilometer yang dinilai merugikan warga.

- Advertisement -

Kuasa hukum Amak, Henri Kusuma, menegaskan bahwa gugatan telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 12 Februari 2025 dengan nomor perkara 111-PDTG-2025-PN Jakarta Pusat.

Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada 4 Maret 2025.

Gugatan itu menyasar Presiden RI Prabowo Subianto, Bupati Tangerang, Kepala Desa Kohod, serta pihak pengembang PT Agung Sedayu Grup (ASG).

- Advertisement -

“Sehubungan dengan perkembangan kasus pagar laut yang saat ini Bareskrim telah menetapkan Arsin cs sebagai tersangka, yang kami nilai sudah on the track,” kata Kuasa Hukum ‘Amak’ Henri Kusuma di Kabupaten Tangerang, Jumat (28/2/2025), dikutip.

Henri juga menyoroti keterlibatan PT Agung Sedayu Grup sebagai pemilik pagar laut yang disengketakan.

Ia mengingatkan agar perusahaan menunjuk pengacara yang kompeten dalam persidangan.

“Bahwa kami meminta kepada seluruh pihak untuk segera menghadiri persidangan tanpa ditunda-tunda sebagai bentuk keseriusan dan penebusan kesalahan yang telah dilakukan,” ujar Henri.

 

Empat Tersangka Ditahan dalam Kasus Pemalsuan Sertifikat

Di sisi lain, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri telah menahan empat tersangka terkait dugaan pemalsuan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) dan sertifikat hak milik (SHM) di wilayah pagar laut Desa Kohod.

Salah satu tersangka adalah Kepala Desa Kohod, Arsin, yang diduga terlibat dalam pembuatan dokumen palsu.

“Terkhusus kepada pihak PT Agung Sedayu Grup untuk menunjuk pengacara terbaik, bukan sengaja menunjuk pengacara berisik, karena ada potensi kerugian yang serius bagi PT Agung Sedayu Grup,” ucap Henri.

Para tersangka diduga bersama-sama membuat dan menggunakan dokumen palsu sejak Desember 2023 hingga November 2024.

Dokumen tersebut meliputi girik, surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah, surat pernyataan tidak sengketa, serta berbagai dokumen pendukung lainnya.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa Kepala Desa Kohod dan jajarannya merupakan pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan pagar laut yang kini dipermasalahkan.

Gugatan warga ini menjadi ujian bagi pemerintah dan pihak swasta dalam menyelesaikan konflik agraria di wilayah pesisir.

Semua pihak kini menunggu jalannya persidangan untuk menentukan arah penyelesaian kasus yang terus bergulir ini.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Gelar Sidang Kabinet di Momen Dua Tahun Pemerintahan

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Agenda tersebut berlangsung bertepatan dengan genap dua tahun perjalanan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Di Forum Titipan Rakyat Formappi Sebut DPR Tak Berani Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja ke Prabowo
19:23
Video thumbnail
Titipan Rakyat Buat Presiden, 2 Kilometer dari Istana, Rakyat Masih Berhutang
13:17
Video thumbnail
TR untuk Prabowo-Gibran: Jangan Cuma Janji, Rakyat Menunggu Bukti Perubahan
08:43
Video thumbnail
TR Buat Prabowo-Gibran Warga Sudah Susah, Rumah Malah Mangkrak Gegara Anggaran Bedah Rumah Tak Cukup
08:01
Video thumbnail
Depan Prabowo, Kapolri Suyudi Beberkan 11 Korporasi Berstatus Tersangka Karhutla Kalimantan
08:09
Video thumbnail
Detik-Detik Rocky Gerung Hentikan Presma Unimed saat Bertanya #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Momen Debat Rocky Gerung dan Presma Unimed, Pertanyaan Langsung Dihentikan: Saya Tak Izinkan
08:34
Video thumbnail
Pedas, KDM Soroti Bekasi, Duit Banyak tapi Lingkungan Masih Berantakan #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Momen Prabowo Soroti Jajaran Wantimpres: Isinya Tokoh-Tokoh Nasional, Ngeri
08:08
Video thumbnail
Momen Prabowo Puji Mentan Amran, Produksi Pangan Digenjot Tanpa Buka Hutan Primer #shorts #trending
01:10
Video thumbnail
Momen Prabowo Puji Mentan Amran, Produksi Pangan Digenjot Tanpa Buka Hutan Primer
08:26
Video thumbnail
Prabowo Luruskan Soal BBM Bali, Bukan Stok Habis tapi Distribusi Terlambat #shorts #trending
00:41
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Antrean BBM di Bali Bukan Langka, tapi Distribusi Terlambat
08:02
Video thumbnail
Prabowo Dengar Langsung, Bahlil Ungkap Penyebab BBM Bali Sempat Langka
08:23
Video thumbnail
Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Pelanggar Ditindak hingga Dipecat #shorts #trending
01:03
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan, MBG Masih Banyak Kekurangan, Pelanggar Ditindak, Pecat sampai Bersih
08:02
Video thumbnail
Pedas! KDM Soroti Bekasi, Duit Banyak tapi Lingkungan Masih Berantakan
09:07
Video thumbnail
Momen Dedi Mulyadi Pimpin Langsung Pelantikan Bupati Bekasi
08:32
Video thumbnail
Titipan Rakyat ke Presiden Prabowo: Bunga Pinjol Buat Hidup Rakyat Mengenaskan #shorts #trending
02:03
Video thumbnail
TR Buat Bapak Presiden Prabowo Banyak Rakyat Terjerat Pinjol Gegara Nganggur
06:06

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER