JCCNetwork.id- Pau Cubarsí, bek muda berusia 17 tahun dari Barcelona, menuai banyak pujian atas penampilan solidnya dalam membantu timnya mengalahkan Napoli 3-1 (agregat 4-2) pada leg kedua 16 besar Liga Champions, Rabu dini hari WIB.
Cubarsí, yang baru berumur 17 tahun, 1 bulan, dan 20 hari, mencatatkan rekor sebagai bek termuda Barcelona yang bermain di Liga Champions. Keberhasilannya ini tidak hanya mengukir sejarah, tetapi juga membuatnya meraih gelar “man of the match” karena kontribusinya yang signifikan dalam membantu Blaugrana melaju ke babak delapan besar.
“Pau Cubarsi adalah bakat besar untuk Barcelona dan sepak bola Spanyol. Dia terus-menerus meminta kami membuatkan video untuk dipelajari guna membantunya berkembang. Dia mempunyai pola pikir yang sangat terorganisir dan pikiran yang jelas,” kata pelatih Barcelona Xavi Hernandez di laman resmi UEFA, Rabu (13/3/2024).
Menurut Xavi, Cubarsí adalah pemain yang rendah hati, pekerja keras, dan luar biasa dalam penampilannya. Bahkan, penampilannya berhasil membuat rekan satu timnya terkejut.
“Dia rendah hati, pekerja keras, dan menurutku dia luar biasa,” tambah Xavi.
Owen Hargreaves, mantan gelandang Manchester United, juga memberikan pujian kepada Cubarsí, menyebutnya sebagai calon penerus legenda Barcelona seperti Carles Puyol dan Gerard Pique.
“Dia tidak berhenti mengejutkan kami, di babak 16 besar dan bermain seperti ini, dia adalah pemain yang bisa berada di sini seumur hidupnya,” kata bek kanan Barcelona Sergi Roberto dilansir AFP.
“Dia luar biasa, dia adalah pemain terbaik dalam permainan ini,” tambah Sergi Roberto.
Meski meraih gelar “man of the match”, Cubarsí tetap bersikap rendah hati dengan mengatakan bahwa penghargaan tersebut seharusnya diberikan kepada seluruh tim.
“Bagi bek tengah Spanyol yang memiliki fisik seperti ini, melawan seseorang seperti Victor Osimhen adalah hal yang jarang terjadi,” kata dia.
“Dia berusia 17 tahun dan ini adalah start pertamanya. Dia bermain sangat bagus. Dia adalah bintang untuk sekarang, dan bintang untuk masa depan,” kata Hargreaves.
“Tim ini yang pantas mendapatkan trofi pemain terbaik dalam pertandingan ini. Saya sangat senang, tapi kami adalah satu tim,” kata Cubarsi.



