Perlukah Tambahan Cuti ASN Urai Kemacetan? IDP-LP: WFH Lebih Realistis

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Peneliti kebijakan publik dari Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP) Riko Noviantoro, mengatakan memang secara prinsip pada Selasa 16 April 2024 mayoritas semua aktifitas sudah normal di Ibu Kota.

Namun sebetulnya kantor-kantor atau yang bersifat administratif bisa menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

- Advertisement -

Hal tersebut dilakukan, guna mengantisipasi terjadinya lonjakan tinggi masyarakat dalam arus balik Lebaran 2024.

“Sangat memungkinkan kalau WFH dan masih positif karena buktinya juga WFH berhasil diterapkan saat Covid-19,” kata Riko, Sabtu (13/4/2024).

Sementara perlukah soal ditambah cuti ASN untuk ikut mengurangi angka kemacetan arus balik? Riko menekankan sajatinya mengenai cuti hari raya sesuai mekanisme sudah diatur dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2024 tentang Cuti Bersama Pegawai Aparatur Sipil Negara Tahun 2024

- Advertisement -

Dimana dalam Keppres Nomor 7 Tahun 2024 tersebut berisi 4 (empat) diktum, terkait penetapan jadwal cuti bersama yang ditujukan kepada Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai dari bulan Februari hingga bulan Desember Tahun 2024.

Sehingga, menurut Riko, tambahan cuti bersama Lebaran nampaknya mustahil terealisasi namun yang lebih memungkinkan adalah diterapkan WFH.

Jadi proses administrasi tetap berjalan dan angka kemacetan juga ikut terurai.

“Apalagi kalau yang swasta lebih fleksibel. Kalau negeri kan semua masuk tanggal 16. WFH lah yang paling memungkinkan dan bisa jadi solusinya,” tutur Riko.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan bahwa rencana menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) telah diselesaikan.

Pembahasan penerapan WFH tersebut telah dilaksanakan bersama dengan sejumlah menteri dan aparat kepolisian.

Hal tersebut dilakukan, guna mengantisipasi terjadinya lonjakan tinggi masyarakat dalam arus balik Lebaran 2024.

Selain itu dengan menerapkan sistem bekerja dari rumah tersebut juga dinilai dapat mengantisipasi terjadinya resiko terburuk dari pengendara yang membludak.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

DPR Minta Rantis Polri Dilengkapi Sensor Keselamatan

JCCNetwork.id-Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Safaruddin, meminta Polri mempercepat modernisasi perlengkapan kendaraan taktis (rantis) serta meningkatkan penggunaan teknologi pendukung dalam...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER