Lihat Persoalan Infrastruktur Secara Utuh, Jalan Randublatung-Cepu Rusak Akumulasi Masalah Bertahun-Tahun Bukan Semata Kinerja Gubernur Saat Ini

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-  Budayawan sekaligus pemerhati Jawa Tengah Budiyanto Hadinogoro menanggapi munculnya aksi protes warga di ruas jalan Randublatung–Cepu. Baginya publik juga perlu melihat persoalan ini secara lebih utuh dan proporsional. Kerusakan infrastruktur jalan tidak selalu lahir dalam hitungan minggu atau bulan, melainkan merupakan akumulasi persoalan bertahun-tahun yang melibatkan aspek perencanaan, pembiayaan, kondisi geografis, hingga tingginya beban kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

Jadi, kritik masyarakat merupakan bagian penting dalam demokrasi, tetapi penilaian terhadap kinerja pemerintah tidak bisa hanya didasarkan pada satu peristiwa yang sedang viral di media sosial.

- Advertisement -

“Kita juga harus melihat bahwa penyelesaian persoalan jalan provinsi membutuhkan proses teknis, penganggaran, dan prioritas pembangunan yang tidak dapat diselesaikan secara instan hanya karena tekanan opini publik,” ujar Budiyanto, Senin (1/6/2026).

Budiyanto menjelaskan bahwa sejak awal masa kepemimpinannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadapi berbagai pekerjaan rumah infrastruktur yang telah menumpuk dari periode sebelumnya. Karena itu, tidak tepat apabila seluruh persoalan jalan rusak langsung dibebankan kepada gubernur yang baru menjalankan roda pemerintahan dalam waktu relatif singkat.

Dalam tata kelola pembangunan daerah, terdapat mekanisme perencanaan dan penganggaran yang harus dilalui sebelum proyek perbaikan dapat dieksekusi secara menyeluruh.

- Advertisement -

Ia menilai polemik yang berkembang saat ini juga dipengaruhi oleh kesenjangan antara ekspektasi masyarakat dan realitas birokrasi pembangunan. Warga menginginkan jalan segera diperbaiki karena dampaknya dirasakan setiap hari, sementara pemerintah harus memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi agar hasil pembangunan memiliki kualitas dan akuntabilitas yang baik.

“Publik tidak boleh terjebak pada narasi seolah-olah pemerintah diam. Dalam banyak kasus, proses administrasi dan persiapan teknis memang tidak terlihat oleh masyarakat, padahal tahapan tersebut menentukan keberhasilan pembangunan jangka panjang,” kata Budiyanto.

Terkait kritik bahwa pemerintah lebih banyak membahas soal kewenangan dibanding solusi, Budiyanto menilai penjelasan mengenai kewenangan justru penting agar masyarakat memahami siapa pihak yang bertanggung jawab terhadap suatu ruas jalan.

Namun demikian, ia sepakat bahwa komunikasi publik harus diimbangi dengan langkah konkret yang dapat dirasakan warga. Menurutnya, penjelasan teknis tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan masyarakat akan tindakan cepat, terutama pada ruas jalan yang berisiko terhadap keselamatan pengguna.

Budiyanto juga mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa hanya berorientasi pada respons terhadap tekanan viral di media sosial. Pemerintah daerah harus tetap bekerja berdasarkan data kerusakan, tingkat urgensi, volume lalu lintas, serta ketersediaan anggaran. Jika seluruh kebijakan hanya mengikuti isu yang sedang ramai, maka pemerataan pembangunan justru akan terganggu.

“Pemerintah yang baik bukan yang paling cepat merespons viralitas, melainkan yang mampu menyelesaikan masalah secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan,” tegasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Sekjen PBB Kunjungi Indonesia, Bahas Perdamaian Dunia

JCCNetwork.id- Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia pada 17–19 September. Agenda tersebut mencakup pembahasan penguatan hubungan kerja...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER