JCCNetwork.id – N.E.C. Nijmegen heeft dinsdag malam WIB, 11 Agustus 2026, menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Olympiacos Piraeus setelah menang dramatis 2-1 melalui perpanjangan waktu dalam kualifikasi Liga Champions UEFA.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, N.E.C. harus tertinggal lebih dulu setelah Ayoub El Kaabi membawa Olympiacos unggul pada menit ke-46. Namun, tuan rumah tidak menyerah dan terus menekan pertahanan wakil Yunani tersebut.
Perjuangan N.E.C. akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-70 ketika Bryan Linssen mencetak gol penyama kedudukan. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Drama semakin memuncak pada menit ke-95. Emre Mor menjadi pahlawan N.E.C. setelah mencetak gol yang mengubah skor menjadi 2-1. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan N.E.C. dan membuat stadion bergemuruh.
Kemenangan ini terasa semakin istimewa karena N.E.C. sebelumnya bermain imbang 0-0 di markas Olympiacos pada leg pertama. Dengan demikian, N.E.C. melaju dengan kemenangan agregat 2-1.
Hasil tersebut juga membawa N.E.C. ke babak play-off Liga Champions, selangkah lagi menuju fase utama kompetisi elite Eropa. Lawan berikutnya adalah Bodø/Glimt.
Bagi N.E.C., kemenangan ini bukan sekadar hasil pertandingan. Ini adalah salah satu malam paling bersejarah bagi klub Nijmegen. Mereka mampu mengatasi tekanan, bangkit setelah tertinggal, dan mencetak gol penentu ketika pertandingan memasuki babak tambahan.
Sementara bagi Olympiacos, kekalahan tersebut menjadi pukulan berat. Klub Yunani itu harus mengakhiri perjalanan mereka di kualifikasi Liga Champions setelah gagal mempertahankan keunggulan yang sempat mereka miliki.
N.E.C. kini tinggal selangkah lagi dari panggung terbesar Eropa.



