JCCNetwork.id- Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin mengalami kebakaran saat berada di perairan Pantai Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (12/8/2026) dini hari. Insiden tersebut membuat ratusan orang di atas kapal harus menjalani proses evakuasi di tengah kondisi laut yang dilaporkan cukup berombak.
Informasi awal yang dihimpun menyebutkan terdapat 131 penumpang di dalam KMP Putri Yasmin ketika kebakaran terjadi. Mereka terdiri atas 83 perempuan, 43 laki-laki, serta lima pejalan kaki.
Petugas SAR gabungan bersama sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi langsung dikerahkan untuk membantu proses penyelamatan. Sebagian penumpang dilaporkan telah berhasil dipindahkan dari kapal yang terbakar menggunakan kapal terdekat.
Proses evakuasi masih dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang maupun awak kapal berhasil diselamatkan. Petugas juga melakukan pendataan terhadap orang-orang yang berada di dalam kapal guna memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal.
Penumpang Kenakan Pelampung
Situasi kepanikan terlihat dari rekaman video yang beredar dari lokasi kejadian. Para penumpang tampak berkumpul sambil mengenakan jaket pelampung untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Kepulan asap terlihat menyelimuti sejumlah bagian kapal. Dalam rekaman tersebut, sejumlah penumpang terdengar berteriak meminta bantuan ketika proses penyelamatan berlangsung.
Penggunaan pelampung menjadi langkah awal yang dilakukan penumpang untuk menjaga keselamatan sambil menunggu bantuan datang. Beberapa penumpang kemudian dievakuasi menggunakan kapal yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kondisi di sekitar lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi proses penyelamatan. Ketinggian gelombang dilaporkan mencapai sekitar dua meter sehingga petugas harus memperhitungkan kondisi laut ketika melakukan pemindahan penumpang dari kapal yang terbakar.
Kebakaran Dilaporkan Pukul 04.15 WITA
KMP Putri Yasmin dilaporkan mulai terbakar sekitar pukul 04.15 WITA. Kantor SAR Mataram kemudian menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 04.39 WITA.
Laporan awal mengenai insiden disampaikan oleh Nurdin, nakhoda RB 220 Mataram. Berdasarkan informasi tersebut, tim penyelamat segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi pertolongan.
Posisi kapal yang terbakar berada di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, dengan jarak sekitar 16,84 mil laut dari posisi RB 220 Mataram.
Lokasi kejadian dilaporkan berada di sekitar koordinat 8°43’12.37″S dan 115°47’35.93″E.
Hingga proses penanganan berlangsung, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Informasi awal menyebutkan api diduga bermula dari percikan yang kemudian memicu kebakaran di kapal.
Petugas masih melakukan pemeriksaan dan penanganan di lokasi untuk mengetahui sumber api serta kondisi terkini kapal.
SAR Fokus Pastikan Seluruh Penumpang Selamat
Tim SAR gabungan kini memprioritaskan keselamatan seluruh penumpang dan awak KMP Putri Yasmin. Evakuasi dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.
Selain proses pemindahan penumpang, petugas juga melakukan pendataan untuk memastikan jumlah orang yang telah berhasil dievakuasi. Langkah tersebut penting dilakukan mengingat jumlah penumpang yang berada di kapal mencapai 131 orang.
Data sementara mencatat 83 penumpang perempuan, 43 laki-laki dan lima pejalan kaki. Namun, petugas masih melakukan verifikasi terhadap data tersebut bersamaan dengan proses evakuasi di lapangan.
Informasi mengenai kemungkinan adanya korban juga masih dihimpun. Sampai proses pendataan dilakukan, petugas belum memberikan keterangan akhir mengenai keseluruhan kondisi penumpang dan awak kapal.
Situasi di lokasi terus dipantau karena kebakaran terjadi di tengah perairan dengan kondisi gelombang yang cukup tinggi. Tim penyelamat harus memastikan proses evakuasi berlangsung aman sekaligus mencegah adanya penumpang yang terlepas dari pengawasan.
Layani Rute Lombok-Bali
KMP Putri Yasmin merupakan kapal yang melayani rute penyeberangan dari Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, menuju Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem, Bali.
Insiden kebakaran tersebut terjadi ketika kapal berada di perairan sekitar Lombok Barat. Jalur Lembar-Padangbai sendiri merupakan salah satu lintasan penting yang menghubungkan Pulau Lombok dengan Bali melalui transportasi laut.
Hingga Rabu pagi, operasi penyelamatan dan penanganan kebakaran masih berlangsung. Petugas SAR gabungan bersama unsur terkait terus berupaya memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berada dalam kondisi aman.
Perkembangan mengenai jumlah penumpang yang telah dievakuasi, kondisi kapal, serta kemungkinan adanya korban masih menunggu hasil pendataan dan penanganan petugas di lokasi.
Otoritas terkait juga masih mengumpulkan informasi untuk mengetahui secara menyeluruh kronologi kebakaran, termasuk penyebab munculnya api dan kondisi KMP Putri Yasmin setelah proses evakuasi selesai.



