JCCNetwork.id– Prediksi Badai EL Nino akan melanda Indonesia pada Agustus 2023. Semua kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah perlu mengantisipasi dengan upaya mitigasi. Demikian kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Pandjaitan.
El Nino merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normal di Samudera Pasifik. Pada 2015 silam, badai sadis itu pernah melanda Indonesia. Hal itu menyebabkan dampak kekeringan yang luas, termasuk juga kebakaran hutan dan lahan sehingga dapat meningkatkan angka inflasi.
“Dampak luas El Nino terhadap inflasi Indonesia karena besarnya kontribusi inflasi pangan terhadap inflasi keseluruhan. Hal ini terjadi karena diperkirakan 41 persen lahan padi mengalami kekeringan ekstrim di tahun itu,” kata Luhut, Rabu (26/4/2023).
Sementara itu, menurut data World Food Programme, menyebut bahwa 3 dari 5 rumah tangga kehilangan pendapatan akibat kekeringan, dan 1 dari 5 rumah tangga harus mengurangi pengeluaran untuk makanan akibat kekeringan.



