Nanik Deyang Mundur dari Kursi Kepala BGN

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang resmi memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil karena alasan kesehatan yang mengharuskannya menjalani pengobatan di luar negeri, setelah beberapa waktu terakhir tetap menjalankan tugas memimpin lembaga yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengunduran diri Nanik disampaikan secara terbuka melalui pernyataannya di media sosial. Dalam keterangannya, ia mengungkapkan telah menyampaikan langsung keputusan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto disertai permohonan maaf karena tidak dapat lagi menjalankan amanah sebagai Kepala BGN.

- Advertisement -

Menurut Nanik, Presiden Prabowo memahami kondisi kesehatannya dan menyetujui permohonan pengunduran diri tersebut. Meski demikian, Presiden disebut masih menginginkan dirinya tetap berkontribusi dalam mengawal pelaksanaan program strategis pemerintah di bidang gizi.

Nanik mengatakan Presiden meminta dirinya tetap terlibat dalam pengawasan Badan Gizi Nasional agar pelaksanaan berbagai program, terutama Makan Bergizi Gratis, dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya. Karena prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui. Namun, saya diminta tetap ikut mengawasi BGN,” kata Nanik dalam unggahannya.

- Advertisement -

Dalam keterangannya, Nanik juga mengungkapkan adanya rencana pembentukan dewan pengawas yang akan mengawasi kinerja BGN sekaligus implementasi Program Makan Bergizi Gratis. Ia menyebut Presiden mempertimbangkan pembentukan struktur tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan pengawasan lembaga.

Apabila rencana itu direalisasikan, Nanik mengaku berpeluang dipercaya untuk memimpin dewan pengawas tersebut. Dengan demikian, meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, ia tetap dapat memberikan masukan dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program nasional di bidang pemenuhan gizi masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo yang menyasar pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Program tersebut menjadi salah satu agenda utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka stunting di Indonesia.

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai sosok yang akan menggantikan Nanik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Pemerintah juga belum menyampaikan keputusan final terkait pembentukan dewan pengawas maupun mekanisme pengisian jabatan tersebut.

Pergantian kepemimpinan di BGN diharapkan tidak mengganggu keberlanjutan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini terus diperluas cakupannya di berbagai daerah. Pemerintah diperkirakan akan segera menetapkan pejabat definitif guna memastikan seluruh agenda strategis BGN tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

CKG Temukan Ribuan Bayi Berisiko Penyakit Jantung Bawaan

JCCNetwork.id- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dijalankan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap temuan penting terkait kondisi kesehatan bayi baru lahir di Indonesia. Hasil skrining...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER