JCCNetwork.id – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono sempat tak sadarkan diri saat menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan, Minggu, (25/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi dalam prosesi penyerahan jenazah almarhum Ferry Irawan, almarhum Yoga Naufal, dan almarhum Capt. Andy Dahananto dari pihak keluarga kepada negara untuk dimakamkan secara kedinasan.
Prosesi penyerahan jenazah disampaikan oleh Muhamad Hidayat, kakak dari almarhum Ferry Irawan. Ia mewakili keluarga menyerahkan jenazah kepada negara Republik Indonesia.
“Dengan ini saya atas nama keluarga menyerahkan jenazah Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan alm. Capt. Andy Dahananto kepada negara Republik Indonesia untuk dimakamkan secara kedinasan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Muhamad Hidayat, kakak dari Alm. Ferry.
Tak lama setelah pernyataan tersebut, terdengar suara benturan keras di dalam auditorium yang disusul kepanikan para peserta upacara. Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono diketahui terjatuh dan tidak sadarkan diri.
Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan kemudian mengambil alih posisi Menteri Trenggono sebagai inspektur upacara agar prosesi penghormatan dan pelepasan jenazah tetap berjalan.
Usai upacara, Didit memastikan kondisi Menteri Trenggono telah membaik. Ia menyebut Trenggono sempat kelelahan.























