Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Program Strategis

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan terbatas bersama sejumlah menteri di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (28/9/2025) malam. Agenda tersebut difokuskan pada evaluasi program strategis pemerintah di sektor pangan, kesehatan, energi, dan pengelolaan gizi nasional.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa pertemuan digelar untuk memastikan kepala negara mendapatkan laporan terkini mengenai jalannya program-program prioritas.

- Advertisement -

“Bapak Presiden Prabowo memanggil beberapa menteri untuk mendapatkan laporan tebaru dari program-program yang sebelumnya sudah direncanakan,” ujarnya.

Dalam sesi laporan, Menteri Pertanian bersama Direktur Utama Perum Bulog memaparkan kondisi pangan nasional. Keduanya menegaskan stok beras dalam posisi aman dan program cetak sawah baru berjalan sesuai target. Pemerintah menilai pencapaian ini krusial dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Sementara itu, Menteri Kesehatan menyampaikan perkembangan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah menjangkau lebih dari 36 juta warga. Program ini diklaim sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong pemerataan layanan kesehatan dasar di seluruh wilayah Indonesia.

- Advertisement -

Dari sektor gizi, Menteri Koordinator Bidang Pangan memaparkan hasil rapat koordinasi terkait perbaikan tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN). Lembaga ini diberi mandat khusus untuk memperkuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar pelajar di berbagai jenjang pendidikan.

Di bidang energi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral melaporkan capaian produksi migas (lifting minyak) dan memaparkan rencana pembangunan pabrik metanol serta etanol. Proyek strategis itu ditargetkan dimulai dalam dua tahun mendatang sebagai langkah mengurangi ketergantungan impor sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Prasetyo menekankan bahwa rangkaian laporan yang dipaparkan para menteri menjadi bekal penting bagi Presiden Prabowo untuk mengambil keputusan strategis berikutnya.

“Dari sektor energi, menteri ESDM menyampaikan update terkait lifting minyak serta rencana groundbreaking pembangunan pabrik metanol dan etanol dalam dua tahun mendatang, guna mengurangi ketergantungan impor,” tutup menteri sekretaris negara.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Piala Dunia 2026 Bangkitkan Antusiasme Warga Palestina

JCCNetwork.id-Bergulirnya FIFA World Cup 2026 tetap disambut antusias oleh masyarakat Palestina di Tepi Barat meskipun Tim Nasional Palestina tidak berhasil mengamankan tempat di putaran...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER