Kasus Brigadir EWS, Lima Polisi Kena PTDH

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Lima anggota Kepolisian Daerah (Polda) Jambi diberhentikan dengan tidak hormat (PTDH) setelah dinyatakan melanggar kode etik profesi terkait kasus kematian Brigadir EWS di Kabupaten Tanjung Jnabung Timur.

Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) yang digelar Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jambi selama dua hari, Kamis-Jumat, 6-7 Agustus 2026.

- Advertisement -

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, kelima personel dinyatakan melakukan perbuatan tercela dan melanggar kode etik profesi Polri.

Sanksi administratif berupa PTDH kemudian dijatuhkan kepada mereka.

Kelima anggota yang dipecat yakni Brigadir UVS, Aiptu MA, Aipda EF, Bripka DHR, dan Bripda EBD.

- Advertisement -

“Sidang KKEP menyatakan kelima personel melakukan perbuatan tercela dan melanggar kode etik profesi Polri sehingga dijatuhi sanksi administratif berupa PTDH,”demikian menurut Erlan.

Menurut Erlan, putusan tersebut mengacu pada Pasal 13 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Peraturan Polri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Polda Jambi, kata dia, memastikan proses penanganan dugaan pelanggaran anggota dilakukan melalui mekanisme hukum dan aturan internal yang berlaku.

“Polda Jambi berkomitmen menangani setiap dugaan pelanggaran anggota secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta aturan internal Polri. Tidak ada toleransi terhadap setiap bentuk pelanggaran,” katanya.

Ia menegaskan, Polda Jambi tidak akan memberikan toleransi terhadap personel yang terbukti melakukan pelanggaran.

Penindakan dapat dilakukan melalui mekanisme disiplin, kode etik, maupun proses pidana sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan.

“Polda Jambi akan bertindak tegas terhadap personel yang melakukan pelanggaran, baik melalui proses disiplin, kode etik, maupun pidana. Kami juga mengajak masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” kata Erlan.

Kasus etik tersebut berkaitan dengan kematian Brigadir EWS yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kos di Desa Talang Babat, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Korban diketahui berada di rumah kos tersebut bersama sejumlah rekannya sebelum ditemukan meninggal. Polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh Brigadir EWS.

Polda Jambi kemudian melakukan autopsi terhadap jenazah korban sekaligus mengambil alih proses penyelidikan kasus tersebut.

Dalam perkembangan penyidikan, lima anggota Polri yang kini dijatuhi PTDH telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga terlibat dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan Brigadir EWS meninggal dunia.

Selain kelima personel tersebut, penyidik juga menetapkan seorang warga sipil berinisial B sebagai tersangka dalam perkara yang sama.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kebakaran Bapenda, 1 Pekerja Dievakuasi

JCCNetwork.id- Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026) malam. Kobaran api membakar bagian gedung...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Ahli Presiden Bicara APBN, Hakim MK Soroti Batas Logika Politik
11:10
Video thumbnail
Ahli Presiden Dicecar Hakim MK Soal Arah APBN untuk Daerah
25:59
Video thumbnail
Ekonomi Melejit 34,17%, Tapi Gubernur Sherly Tanya Apakah Maatnya Sampai ke Rakyat?
12:37
Video thumbnail
Bikin Amran Salut! Banyak Maba Undip Ternyata Sudah Jadi Bibit Pengusaha
15:02
Video thumbnail
Bagaimana Rasanya? Prabowo Cicipi Kripik Ubi Ungu di Stand BRIN
08:43
Video thumbnail
Tak Disangka! Gegara dengar Curhat Mahasiswa, Mentan Amran Langsung Telepon Bulog
09:22
Video thumbnail
Mengapa Mentan Amran Sampai Bayari Kos Mahasiswa 2 Tahun? Awalnya Cuma Dengar Curhat Soal Beras
08:54
Video thumbnail
Prabowo Kumpulkan Buku Pelajaran Asia Tenggara, Kurikulum RI Mau Dibawa ke Mana?
11:19
Video thumbnail
Kenapa Prabowo Sampai Kumpulkan Buku Pelajaran Asean? #shorts #trending
02:15
Video thumbnail
Maluku Utara Ekonominya Melejit, Rakyat Kebagian Apa? #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Juara Se- Indonesia Angka Ekonomi Tumbuh Tajam, Tapi Rakyat Dapat Apa?
10:26
Video thumbnail
Tegas! Menko Zulhas Ancam Tutup SPPG yang Nekat Tak Beli Bahan di Kopdes
09:13
Video thumbnail
Sherly Disentil! Nazlatan Berharap Jalan Cepat Beres Berharap Tak Pakai Hilux lagi
08:13
Video thumbnail
Momen Prabowo Halau Mikrofon Peneliti BRIN Saat Pamer Teknologi Nuklir Indonesia
08:44
Video thumbnail
Pecah Rekor Lagi! Sherly Bawa Maluku Utara Tetap Jadi Raja Pertumbuhan Ekonomi Indonesia!
11:01
Video thumbnail
Momen Prabowo Teguk Air Olahan BRIN! Celetuk: Kalau Bu Mega Minum, Masa Prabowo Tidak
09:05
Video thumbnail
Detik-Detik Prabowo Uji Temuan Periset! Dibanting hingga Diinjak
09:04
Video thumbnail
Kepala BRIN Beberkan Pengembangan Teknologi Nuklir RI di Hadapan Prabowo
13:35
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan! Kenyataan Pendidikan RI Masih Kalah dari dari Negara Tetangga
08:46
Video thumbnail
Prabowo Terkesan! BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Sepatu Super Murah Cuma Rp47 Ribu!
09:47

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER