Facebook Jadi Perangkap Kekerasan Berujung Mutilasi Mahasiswa UMY

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Misteri kasus mutilasi yang menggegerkan warga Sleman akhirnya terungkap. Dirreskrim Polda DIY, Kombes Pol Fx Endriardi, telah memastikan identitas korban yang ditemukan dalam kondisi mengerikan adalah sama dengan laporan orang hilang di Bantul, dengan tingkat kecocokan mencapai 99 persen. Keputusan ini didasarkan pada hasil sidik jari yang ditemukan pada potongan tangan kiri korban.

Lebih lanjut, Endriardi menjelaskan bahwa kedua pelaku yang terlibat dalam kejadian ini ternyata saling mengenal melalui media sosial Facebook. Mereka anggota dari sebuah grup komunitas dengan aktivitas yang mencurigakan, termasuk kasus kekerasan antar anggota.

- Advertisement -

“Korban dan kedua pelaku, saling kenal lewat Facebook yang kemudian antara salah satu pelaku (RD) itu datang ke Jogja atas undangan pelaku lainnya (W) untuk menemui korban,” ujar Endriardi, Selasa (18/7/2023).

Endriardi menjelaskan, tersangka dan korban sama-sama anggota group komunitas di Facebook. diketahui group ini memiliki aktivitas yang tidak wajar. Salah satunya kekrasaan satu sama lain.

Tak disangka, kekerasan tersebut berujung pada tragedi maut ketika korban meregang nyawa akibat perlakuan berlebihan dari para pelaku. Dalam kepanikan, tersangka kemudian mengambil keputusan mengerikan untuk memutilasi mayat korban agar jejak peristiwa tragis itu terhapus.

- Advertisement -

“Setelah melihat korban meninggal dunia para pelaku ini kemudian panik. Kemudian berniat menghilangkan jejak peristiwa tersebut dengan melakukan upaya pemotongan atau yang kita kenal mutilasi,” pungkasnya.

Diketahui, Dirreskrimum Polda Jogjakarta sudah menangkap dua pelaku mutilasi
terhadap Redho Tri Agustian, mahasiswa semester empat fakultas hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Dua pelaku berjenis kelamin laki-laki berinisial W warga Magelang, Jawa Tengah; dan RD warga DKI Jakarta ditangkap di Bogor, Jawa Barat.

Pengungkapan kasus mutilasi itu, bermula dari laporan Polresta Sleman terkait penemuan beberapa potongan tubuh manusia diduga korban mutilasi di Sungai Bedog, Dusun Kelor, Bangunkerto, Kecamatan Turi, Sleman pada (12/7/2023) pukul 19.30 WIB.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Siswi SD di Sragen Tewas, Polisi Buru Pelaku

JCCNetwork.id- Warga Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, digegerkan oleh penemuan seorang siswi sekolah dasar berinisial B (11) yang ditemukan meninggal dunia...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER