Pulau Mansinam Siap Menjadi Destinasi Wisata Religi dan Pemasok Pendapatan Daerah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat mengusulkan rancangan peraturan daerah khusus (perdasus) tentang pengembangan situs bersejarah di Pulau Mansinam. Penataan Pulau Mansinam sangat penting, karena sebagai pulau peradaban bagi orang Papua dan sejarah masuknya Injil ke Tanah Papua pada 5 Februari 1855, perlu dirumuskan melalui regulasi daerah.

kata Bupati Manokwari Hermus Indou, mengatakan kehadiran regulasi bermaksud agar penataan kawasan Pulau Mansinam lebih terarah, sekaligus mencegah terjadinya konflik kewenangan antara masyarakat adat, gereja, dan pemerintah daerah.

- Advertisement -

“Selama ini aspek regulasi belum ada sehingga Mansinam belum bisa dibangun secara baik,” kata Bupati di Manokwari, Sabtu (6/3/2023).

Pemerintah kabupaten juga sedang menyiapkan revisi rencana detail tata ruang (RDTR) Pulau Mansinam. Bila sudah selesai pembangunan infrastruktur pendukung dapat direalisasikan secara bertahap.

Pulau Mansinam memiliki potensi wisata budaya religi yang memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) apabila dikembangkan secara maksimal.

- Advertisement -

Hal ini berkaitan dengan kehadiran peziarah dari seluruh Tanah Papua maupun luar Papua untuk mengikuti perayaan setiap 5 Februari di Pulau Mansinam. Jadi keberadaan Pulau Mansinam sebagai pulau peradaban tidak hanya untuk masyarakat Manokwari, melainkan seluruh masyarakat pada enam provinsi di Tanah Papua.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah berupaya mendapatkan legitimasi dari Pemerintah Pusat terkait status Pulau Mansinam.

“Nanti situs-situs bersejarah lainnya juga kita kembangkan perlahan,” tutup Hermus Indou.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Klaim Ekonomi RI Aman, Data Menteri Jadi Bukti

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto menegaskan kondisi Indonesia saat ini masih aman dan relatif lebih baik dibandingkan negara lain, meski dunia tengah menghadapi dampak konflik...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER