SAR Lanjutkan Pencarian Pendaki Dukono

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian hari kedua terhadap tiga pendaki yang dilaporkan hilang setelah erupsi Gunung Dukono.

Proses pencarian difokuskan di area sekitar kawah dengan pengawasan ketat terhadap potensi erupsi susulan.

- Advertisement -

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan tim pencarian menyisir area seluas sekitar 700 meter persegi menggunakan kombinasi pemantauan udara dan penyisiran darat.

“berlomba” dengan aktivitas vulkanik gunung tersebut.

“Fokus kami hari ini adalah menyisir radius 700 meter persegi di sekitar Gunung Dukono. Strateginya dibagi dua: pemantauan dari udara dan pergerakan di darat,” ujar Iwan kepada wartawan.

- Advertisement -

Sebanyak 103 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut.

Tim berasal dari Basarnas, Brimob, serta unsur gabungan lainnya untuk menjangkau sejumlah titik rawan di kawasan Gunung Dukono.

Drone milik Basarnas dan Brimob juga digunakan untuk memantau kondisi di sekitar kawah yang sulit diakses akibat material vulkanik dan kondisi medan yang berbahaya.

Iwan menegaskan keselamatan personel menjadi prioritas utama selama operasi berlangsung. Seluruh tim diminta segera menjauh dari zona rawan apabila aktivitas vulkanik kembali meningkat.

“Begitu situasi aman, kami langsung mendekat ke kawah. Namun saat erupsi terjadi, kami harus segera menyelamatkan diri. Pola ini yang terus kami lakukan,” tambahnya.

Hingga Jumat malam, sebanyak 17 pendaki dilaporkan telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Sementara itu, tiga pendaki lainnya masih dalam pencarian, yakni Heng Wen Qiang Timothy dan Shahin Muhrez yang merupakan warga negara Singapura, serta Enjel, warga lokal.

Ketiga pendaki tersebut diduga terjebak saat erupsi Gunung Dukono terjadi secara mendadak dan memuntahkan abu vulkanik ke area pendakian.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polisi Kejar Buron Kasus Pencabulan Santriwati di Pati

JCCNetwork.id-Aparat kepolisian masih memburu AS, tersangka dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Hingga kini, pengasuh ponpes tersebut...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER