Kerusuhan Warnai Kekalahan Persipura

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Aparat kepolisian masih menyelidiki pemicu kerusuhan yang pecah di Stadion Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, usai laga playoff Liga 2 Indonesia antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC, Jumat malam (8/5/2026). Kericuhan terjadi setelah tim tuan rumah kalah tipis 0-1 dari lawannya.

Situasi memanas tidak lama setelah peluit panjang dibunyikan. Sejumlah suporter yang kecewa meluapkan emosi di sekitar area stadion hingga menyebabkan aksi perusakan dan pembakaran kendaraan. Aparat keamanan yang bertugas mengamankan pertandingan sempat berupaya meredam massa, namun kerusuhan terus meluas.

- Advertisement -

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab utama kericuhan tersebut. Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polda Papua bersama Satreskrim Polres Jayapura telah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta mendata kerusakan yang timbul akibat insiden tersebut.

Menurut Cahyo, dugaan sementara kerusuhan dipicu kekecewaan suporter setelah Persipura gagal meraih kemenangan dalam pertandingan penting tersebut. Kekalahan itu dinilai memicu emosi sebagian pendukung yang kemudian berujung pada tindakan anarkistis.

“Untuk memastikan penyebab kerusuhan hingga kini masih didalami namun penyebab awal diduga akibat kekecewaan setelah tim kebanggaan masyarakat di Tanah Papua Persipura kalah 0-1 dari Adyaksa FC,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito.

- Advertisement -

Dari hasil pendataan sementara, aparat mencatat sedikitnya 64 kendaraan roda dua dan roda empat mengalami kerusakan. Sebagian kendaraan dilaporkan dibakar massa, sementara lainnya dirusak maupun hilang di tengah situasi chaos pascapertandingan.

Kericuhan tersebut juga menyebabkan sejumlah korban luka. Sedikitnya 11 orang dilaporkan mengalami cedera, termasuk 10 anggota kepolisian yang sedang melakukan pengamanan di lokasi pertandingan. Para korban mengalami luka akibat lemparan benda keras dan bentrokan saat massa mulai tidak terkendali.

Salah satu anggota polisi yang mengalami luka cukup serius adalah Ipda Arjuna, personel Polres Jayapura. Hingga kini yang bersangkutan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara karena mengalami cedera saat bertugas mengamankan situasi.

“Satu anggota Polri seorang anggota yakni Ipda Arjuna yang bertugas di Polres Jayapura saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara akibat luka yang dialaminya,” kata Kombes Cahyo.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan total kerugian material akibat kerusuhan tersebut. Proses pendataan masih berlangsung dan petugas masih menginventarisasi kendaraan maupun fasilitas yang rusak.

“Pendataan masih berlanjut untuk memastikan berapa besar kerugian akibat kerusakan tersebut,” katanya.

Selain melakukan penyelidikan, aparat keamanan juga meningkatkan pengamanan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi susulan. Polisi mengimbau masyarakat dan suporter agar tetap menjaga kondusivitas serta tidak mudah terprovokasi.

Kekalahan Persipura dalam laga playoff itu menjadi pukulan berat bagi para pendukung klub berjuluk Mutiara Hitam tersebut. Persipura selama ini dikenal sebagai salah satu klub besar sepak bola Indonesia dengan basis suporter fanatik di Tanah Papua. Namun aparat menegaskan segala bentuk pelampiasan kekecewaan melalui aksi anarkistis tetap melanggar hukum dan akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polisi Bongkar Pengoplosan LPG di Sidoarjo, Dua Tersangka Ditangkap

JCCNetwork.id-Polisi mengungkap praktik pengoplosan gas LPG nonsubsidi di wilayah Sidoarjo, Jawa Timur. Dua orang tersangka berinisial MNH dan MR ditangkap oleh jajaran Kepolisian Resor Kota...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER