JCCNetwork.id- Timnas Indonesia menghadapi tantangan berat menjelang pertandingan penting melawan Timnas China dalam lanjutan matchday kesembilan Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Tiga pemain kunci tim Merah Putih mengalami gangguan kebugaran, dengan dua pemain cedera dan satu lainnya terinfeksi virus, memunculkan kekhawatiran di kalangan suporter nasional.
Laga kontra China dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis, 5 Juni 2025, pukul 20.45 WIB. Pertandingan ini menjadi salah satu penentu penting dalam upaya Timnas Indonesia lolos ke fase berikutnya dalam kompetisi bergengsi tingkat dunia ini.
Pemain pertama yang dipastikan menepi adalah Kevin Diks. Bek berusia 28 tahun yang membela FC Copenhagen itu mengalami cedera saat membela klubnya dalam laga melawan Brondby IF pada 13 April 2025 di Stadion Parken, Copenhagen. Pelatih FC Copenhagen, Jacob Neestrup, mengonfirmasi bahwa Diks harus menjalani masa pemulihan panjang dan diperkirakan absen hingga akhir paruh pertama musim Liga Denmark 2025 yang berakhir Mei mendatang. Hingga saat ini, jenis dan tingkat keparahan cedera Diks belum diungkap secara rinci.
Cedera juga menimpa Dean James, bek kiri milik Go Ahead Eagles. Klub asal Belanda tersebut mengumumkan bahwa sang pemain harus menepi dalam waktu yang cukup lama. Seperti halnya Diks, belum ada informasi resmi terkait detail cedera yang dialaminya, namun absennya James menambah deretan pemain inti yang tidak dapat memperkuat skuad Garuda dalam waktu dekat.
Masalah lain muncul dari lini tengah, di mana Ragnar Oratmangoen dilaporkan terinfeksi virus yang belum disebutkan secara spesifik. Pelatih FCV Dender, Vincent Euvrard, menyatakan bahwa pemain berusia 27 tahun itu harus absen pada laga terakhir klubnya akhir pekan lalu karena kondisinya belum pulih. Kendati begitu, Oratmangoen diyakini memiliki peluang kembali memperkuat tim dalam waktu dekat, meski belum dapat dipastikan kapan ia akan pulih sepenuhnya.
Situasi ini menjadi pukulan telak bagi pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Dengan jadwal yang semakin padat, terutama menghadapi China pada 5 Juni dan Jepang pada 10 Juni mendatang, absennya pemain-pemain kunci seperti Diks dan James diprediksi akan mempengaruhi kedalaman skuad dan strategi permainan.
Hingga kini, tim pelatih dan medis Timnas Indonesia terus memantau perkembangan kondisi ketiga pemain tersebut. Harapan besar disematkan agar mereka bisa pulih sebelum akhir Mei 2025, mengingat peran vital mereka di lapangan hijau.
Kabar ini tentu disambut dengan kekhawatiran oleh pendukung setia Timnas Indonesia yang berharap skuad terbaik bisa diturunkan pada laga-laga krusial mendatang. Sementara itu, persiapan tim nasional terus berjalan di tengah upaya menjaga kebugaran pemain lainnya agar tidak mengalami hal serupa.














