Kegelisahan Publik Terkait Keadilan Hukum Meningkat, Komitmen Anies Baswedan Akurat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Oleh: Achmad Nur Hidayat, (Ekonom dan Anggota Dewan Pakar Timnas AMIN)

JCCNetwork.id- Indonesia, sebagai negara demokratis, terus berupaya memperkuat fondasi demokrasinya. Anies Baswedan, salah satu calon presiden yang dari kalangan akademisi/ intelektual, menawarkan pandangan yang mendalam tentang pentingnya menjaga esensi demokrasi dan konsep negara hukum.

- Advertisement -

Dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan oleh Kompas Grup, Baswedan menyoroti beberapa aspek krusial yang menandai kepiawaiannya dalam mengidentifikasi dan menangani persoalan negara.

Penurunan Kualitas Demokrasi

Baswedan mengungkapkan, ” akhir-akhir ini kita merasakan penurunan kualitas demokrasi kita. kalau kita lihat Bagaimana angka angka-angka yang terkait dengan indeks demokrasi turun dari tahun 2015 skornya 7 di tahun 2023 skornya itu justru menjadi 6,7. indeks kebebasan pers turun dari tahun 2015 ke Tahun 2022 dari 59 jadi 54. indeks persepsi korupsi turun dari 36 menjadi 34. angka-angka yang turun ini menunjukkan adanya aspek governance, aspek tata kelola di pemerintahan. kita ingin mengembalikan itu”.

- Advertisement -

Pandangan ini tidak bisa ditolak, akhir-akhir ini banyak peristiwa yang mencerminkan bahwa indeks demokrasi di Indonesia terjun bebas. Salah satunya adalah adanya Presidential Treshold 20% yang membuat proses pemilihan umum tidak lagi efisien dan menimbulkan banyak konflik/drama politik yang menguras energi sehingga gagasan tidak menjadi prioritas bagi partai politik, waktu mereka lebih banyak terkuras oleh lobi-lobi politik agar mencapai target 20%.

Dan yang sangat mengganggu proses demokrasi adalah adanya pengerahan buzzer-buzzer yang digunakan untuk demarketing terhadap lawan-lawan politik dengan cara menjatuhkan citranya. Akibatnya terjadi polarisasi diantara masyarakat dan sulit untuk mempersatukan kembali.

Perbedaan antara Negara Hukum dan Negara Kekuasaan

Baswedan menekankan pentingnya membedakan antara negara hukum dan negara kekuasaan. Dia mengungkapkan, “negeri ini tidak boleh berubah dari negara hukum menjadi negara kekuasaan, negara harus dikembalikan menjadi negara hukum. Apa bedanya negara hukum negara kekuasaan negara hukum mengatur kekuasaan tapi kalau negara kekuasaan kekuasaan mengatur hukum. kita tidak boleh kekuasaan yang mengatur hukum, justru dibalik hukum kita yang mngendalikan kekuasaan. kalau penguasa bisa menggonta ganti hukum maka itu namanya negara kekuasaan, bukan negara hukum.”.

Ini pandangan yang tepat. Jika melihat beberapa peristiwa sangat dirasakan bahwa saat ini kekuasaan bisa mengendalikan hukum. Terakhir dengan putusan MK mengenai batas usia capres dan cawapres sehingga menimbulkan polemik.

Apalagi dengan tidak berfungsinya DPR sebagaimana yang semestinya yaitu sebagai penyeimbang pemerintah. Banyak sekali RUU yang dalam waktu singkat disetujui dan tidak melibatkan partisipasi publik. Seolah-olah hanya jadi tukang stempel. Ini pun bukti bahwa kekuasaan mengendalikan hukum.

Pemisahan kekuasaan dan penguatan lembaga hukum adalah kunci untuk mencegah dominasi kekuasaan yang tidak terkendali. Jika kekuasaan bisa mengendalikan hukum maka yang terjadi adalah otoritarian, kekuasaan hanya digunakan untuk kepentingan pribadi dan kelompok, orientasi bukan lagi untuk kepentingan rakyat.

Anies percaya mengembalikan negara menjadi negara hukum maka negara akan kembali mendapatkan kepercayaan dari rakyat. “ketika praktik ini dikembalikan apa yang muncul adalah kepercayaan dari rakyat pada negara.”, ungkapnya.

Kepercayaan publik adalah fondasi demokrasi yang sehat, dan tanpanya, sistem demokrasi tidak akan berfungsi efektif.

*Indikasi Perubahan Kualitas Demokrasi*

Anies mengatakan: “Demokrasi pilarnya adalah trust. kepercayaan untuk negara yang non demokrasi pilarnya adalah rasa takut. bila ada sebuah negara rakyatnya punya rasa takut, tokoh-tokohnya punya rasa takut, maka di situ sebetulnya bukan demokrasi itu non demokrasi. tapi bila demokrasi tidak ada rasa takut justru yang ada adalah kepercayaan. ketika negara tidak lagi dikendalikan hukum Tapi sebaliknya maka kepercayaan rakyat akan menurun, dan kita akan merasakan kualitas demokrasi yang berubah.”.

Dengan adanya tekanan terhadap masyarakat yang kritis, pelarangan untuk berbicara dikampus-kampus seperti yang menimpa banyak tokoh dan persekusi terhadap para ulama yang hendak mengisi ceramah tentunya ini menjadi indikator bahwa kualitas demokrasi saat ini sangat mengkhawatirkan.

Anies juga menyinggung, “indikasinya sederhana, makin banyak di Twitter atau di sosmed kalau menyebut Indonesia nyebutnya wakanda, konaha. Kenapa? ini problem karena enggak berani nyebut nama Indonesia.”.

Hal ini menunjukkan perlunya revisi terhadap pasal-pasal yang membatasi kebebasan berekspresi.

*Revisi Pasal-Pasal yang Membatasi Ekspresi*

Baswedan menyampaikan, ” semua pasal-pasal yang membuat orang takut orang berekspresi, itu bagian perubahan yang akan kita lakukan. Revisi pasal-pasal itu kedepan.”

Sebagai calon presiden, Anies Baswedan sangat jelas sikapnya, dan tentunya hal ini memudahkan masyarakat untuk bersikap dalam menentukan pilihannya jika gagasan-gagasan para capres yang akan berkontestasi di pemilu 2024 nanti sangat jelas.

Kebebasan berekspresi ini penting untuk diwujudkan sebagai pilar demokrasi.

Sebagai calon presiden, Anies Baswedan menunjukkan kepiawaiannya dalam memahami dan menangani isu-isu krusial yang berkaitan dengan demokrasi dan negara hukum.

Melalui pemahaman yang mendalam tentang dinamika politik dan hukum, ia mengajak kita semua untuk berpartisipasi dalam upaya memperkuat fondasi demokrasi dan menjaga Indonesia sebagai negara hukum yang sejati. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, untuk bersama-sama memastikan bahwa Indonesia terus berjalan di jalur demokrasi yang benar dan adil bagi semua.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Piala Asia 2027 Mundur, Skuad Garuda Punya Waktu Persiapan Lebih Panjang

JCCNetwork.id- Penundaan penyelenggaraan Piala Asia 2027 dinilai dapat memberikan keuntungan bagi Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Perubahan jadwal turnamen sepak bola tertinggi di kawasan Asia...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50
Video thumbnail
Di Tengah Ramainya Isu Penyadapan dan Gejolak Polri, Ini Pesan Menko Dudung untuk Rakyat
02:11
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Suhartoyo Cecar Pemohon yang Tak Kenakan Toga #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Hakim Suhartoyo Tegur Pemohon Uji UU Polri Tak Pakai Toga: Tidak Usah Ikut Sidang
09:05
Video thumbnail
Mengingat Pidato Prabowo, Pernah Singgung Pertandingan Jenderal-Jenderal #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Flashback Pidato Prabowo, Singgung Pertandingan Jenderal, Kini Muncul Dugaan Penyadapan Presiden
10:13
Video thumbnail
Detik Detik Jokowi Buka Semua Ijazah di Hadapan Roy Suryo Cs #shorts #trending
00:51
Video thumbnail
Detik-Detik Jokowi Disambut Para Pendukung Saat Tiba di PN Jaktim #shorts #trending
00:51
Video thumbnail
Yusril Ungkap Ancaman Hukuman Bagi Listyo Sigit Cs Buntut Penyadapan Presiden #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Yusril Ungkap Ancaman Hukuman Bagi Listyo Sigit Cs Buntut Penyadapan Presiden
08:02
Video thumbnail
Rocky Gerung Lempar Sindiran Menohok soal Dugaan Penyadapan Presiden #shorts #trending
01:44
Video thumbnail
Menohok, Rocky Gerung Sindir Soal Dugaan Penyadapan Presiden: Itu Kerjaan Polisi
10:40
Video thumbnail
Yusril Sebut Listyo Sigit Cs Diduga Ingin Melumpuhkan Kekuasaan Prabowo #shorts #trending
01:05
Video thumbnail
Yusril Ungkap Dugaan Listyo Sigit Cs Lumpuhkan Kekuasaan Presiden Prabowo
08:01
Video thumbnail
Mensesneg Blak-blakan, Sebut Aksi Penyadapan Presiden Mengarah ke Makar #shorts #trending
01:17
Video thumbnail
Kata Menkopolkam Soal Situasi Kamtibmas Saat Ini #shorts #trending
00:56

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER