JCCNetwork.id – Inter Milan dan AC Milan resmi memperkenalkan desain stadion baru bernama Generali Stadium yang akan menjadi markas bersama kedua klub untuk menggantikan Stadion San Siro.
Stadion berkapasitas sekitar 71.500 penonton itu ditargetkan mulai dibangun pada 2028, dengan pertandingan perdana direncanakan berlangsung pada musim 2031/2032.
Desain stadion tersebut diperkenalkan dalam sebuah acara di Castello Sforzesco, Milan, Italia, Kamis (29/10) waktu setempat.
“FC Internazionale Milano dan AC Milan hari ini memperkenalkan Generali Stadium, calon markas mereka. Stadion baru ini dirancang untuk membawa semangat San Siro ke era baru sekaligus menjadi ikon baru bagi Kota Milan,” demikian pernyataan bersama kedua klub.
Proyek ini menjadi bagian dari rencana pengembangan kawasan San Siro sekaligus pembaruan infrastruktur olahraga di kota tersebut.
Dalam pernyataan bersama, kedua klub menyebut stadion baru itu dirancang untuk mempertahankan karakter dan atmosfer San Siro sekaligus menghadirkan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan sepak bola modern.
Generali Stadium dirancang oleh firma arsitektur Foster + Partners dan MANICA melalui kolaborasi Norman Foster dan David Manica.
Bangunan tersebut akan mengusung struktur eksterior berbentuk huruf X serta atap melengkung ganda yang terinspirasi dari karakter arsitektur Milan, termasuk Katedral Duomo.
Stadion ini akan memiliki dua tingkat tribun yang mengelilingi lapangan.
Desainnya juga mempertahankan dua tribun suporter utama di belakang gawang, yakni Curva Nord untuk pendukung Inter Milan dan Curva Sud bagi pendukung AC Milan.
“Lebih dari sekadar stadion sepak bola, proyek ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan dua klub paling bersejarah dalam sepak bola dunia, rumah baru bagi generasi suporter, serta destinasi yang dirancang untuk mendukung perkembangan budaya, ekonomi, dan tata kota Milan,” lanjut pernyataan tersebut.
Kedua tribun dirancang dengan kemiringan hingga 37 derajat untuk mendekatkan penonton ke lapangan.
Selain aspek desain, proyek tersebut mengintegrasikan sejumlah teknologi untuk mendukung efisiensi energi dan kenyamanan pengunjung, termasuk panel surya, ventilasi alami, serta sistem pengaturan akustik.
Nama Generali Stadium berasal dari kesepakatan hak penamaan dengan Generali, perusahaan asuransi dan pengelola aset asal Italia.
Kedua klub menyebut kerja sama tersebut sebagai salah satu kesepakatan hak penamaan stadion terbesar di dunia olahraga.
Namun, nilai kontraknya tidak diumumkan.
Pembangunan stadion menjadi bagian dari rencana revitalisasi kawasan San Siro seluas sekitar 281.000 meter persegi.
Area tersebut direncanakan mencakup ruang publik, kawasan hijau, fasilitas rekreasi, dan area komersial yang dapat digunakan masyarakat di luar jadwal pertandingan.
Stadion baru itu juga diproyeksikan menjadi lokasi penyelenggaraan konser serta berbagai kegiatan olahraga, budaya, dan hiburan berskala besar.
Inter Milan dan AC Milan sebelumnya mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Kota Milan pada 2025 terkait pengembangan kawasan San Siro.
Kedua klub kini melanjutkan proses perencanaan dan perancangan sebelum memasuki tahap konstruksi.
Meski demikian, jadwal pembangunan dan pembukaan stadion masih bergantung pada penyelesaian perizinan yang diperlukan.
Generali Stadium juga diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan Piala Eropa 2032, yang akan digelar bersama oleh Italia dan Turki.























