JCCNetwork.id- Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Sabtu (11/7/2026) pagi. Getaran gempa yang terjadi menjelang pukul 06.00 WIB tersebut tercatat berasal dari wilayah laut di bagian barat daya Sumur dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Berdasarkan data sementara yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 05.59 WIB. Episentrum berada di koordinat 6,71 Lintang Selatan dan 105,16 Bujur Timur atau sekitar 46 kilometer barat daya Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, dengan kedalaman hiposenter 18 kilometer.
BMKG menyebutkan gempa memiliki magnitudo 4,7 dan berasal dari aktivitas tektonik di wilayah tersebut. Hingga laporan awal diterbitkan, belum terdapat informasi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban akibat peristiwa tersebut.
Dalam laporan resminya, BMKG mengingatkan bahwa data yang dipublikasikan merupakan informasi awal yang disusun dengan mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat. Karena itu, parameter gempa masih berpeluang mengalami pembaruan setelah dilakukan analisis lanjutan.
“Gempa Mag:4.7, 11-Jul-2026 05:59:36WIB, Lok:6.71LS, 105.16BT (46 km BaratDaya SUMUR-BANTEN), Kedlmn:18 Km,” tulis BMKG dikutip Sabtu (11/7/2026).
Lembaga tersebut juga menegaskan bahwa hasil pengolahan data masih bersifat sementara dan dapat berubah apabila terdapat tambahan data dari jaringan pemantauan gempa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
“Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. BMKG meminta warga hanya mengacu pada informasi resmi yang disampaikan melalui kanal resmi lembaga tersebut untuk menghindari penyebaran informasi yang menyesatkan.
Sejauh ini, belum ada laporan mengenai gempa susulan yang signifikan maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat di kawasan Pandeglang dan sekitarnya. Aparat bersama instansi terkait terus memantau perkembangan situasi guna memastikan kondisi di lapangan tetap aman.
BMKG juga mengingatkan masyarakat yang berada di wilayah rawan gempa untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta memahami langkah-langkah penyelamatan diri apabila terjadi gempa bumi, mengingat Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik dengan aktivitas seismik yang cukup tinggi.























