Dukung Prabowo dan Kapolri Sikat Para Pencuri Uang Negara, JARI 98: Air Mata Rakyat Dijadikan Koruptor Mata Air

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Ketua Presidium JARI 98, Willy Prakarsa, menyatakan dukungan penuh terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dibawah tampuk kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi yang saat ini tengah diselidiki aparat penegak hukum.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul langkah penyidik Polri yang melakukan penggeledahan di sedikitnya 13 lokasi di Jakarta hingga Sentul, Kabupaten Bogor, dalam rangka penyidikan dugaan kasus korupsi yang berkaitan dengan sektor batu bara, PT ASABRI, dan PT Krakatau Steel. Seluruh perkara tersebut masih berada dalam tahap penyidikan dan asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

- Advertisement -

Aktivis senior 98 itu menilai langkah aparat penegak hukum menunjukkan komitmen pemberantasan korupsi yang patut diapresiasi. Menurutnya, keberanian pemerintah dan institusi penegak hukum harus mendapat dukungan masyarakat.

“Presiden Prabowo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru kali ini berani mengambil langkah tegas melibas dan menyikat para terduga pelaku korupsi. Sebagai rakyat, saya dan kawan-kawan mengapresiasi langkah berani tersebut,” ujar Willy Prakarsa, dalam akun medsosnya.

- Advertisement -

Ia juga menyoroti sinergi antara TNI dan Polri dalam mendukung proses penegakan hukum.

“Saya juga mengapresiasi langkah berani TNI yang membackup Polri. Sinergisitas TNI dan Polri bukan sekadar omong-omong, tetapi dibuktikan di lapangan. Ini baru keren,” katanya.

Lebih lanjut, Willy mendesak aparat penegak hukum mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat tanpa pandang bulu.

“Saya dan kawan-kawan meminta agar semua dugaan korupsi yang dilakukan Febri cs diperiksa dan diusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Jika terbukti secara hukum, oknum tersebut selain sialan dan biadab juga bisa disebut sebagai pengkhianat terhadap bangsa dan negara,” tegasnya.

Willy menilai praktik korupsi telah memperburuk kondisi masyarakat di tengah tantangan ekonomi nasional dan terbatasnya lapangan pekerjaan. Ia menggunakan istilah yang menurutnya menggambarkan dampak sosial dari tindak pidana korupsi.

“Di tengah ekonomi nasional lumpuh dan lapangan kerja tertutup, air mata rakyat dijadikan mata air oleh para pengkhianat tersebut,” ujarnya.

Sebagai bentuk efek jera, Willy bahkan mendorong penerapan hukuman paling berat terhadap pelaku korupsi apabila telah terbukti bersalah berdasarkan putusan pengadilan.

“Hukum maksimal mati buat para koruptor penikmat air mata rakyat yang mereka jadikan mata air,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Perpanjang Sertifikasi Halal hingga 2028

JCCNetwork.id- Pemerintah memperpanjang masa penahapan kewajiban sertifikasi halal bagi sejumlah produk dan pelaku usaha hingga 2028. Kebijakan ini diambil untuk memberikan waktu tambahan bagi...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Imbas Gejolak Eropa, Menkeu Suahasil Ungkap Langkah Pemerintah Jaga Ekonomi Indonesia
11:52
Video thumbnail
Momen Prabowo Hormat Terakhir kepada Mendiang Jenderal Subagyo H.S.
02:38
Video thumbnail
Bahlil Beberkan Kondisi Stok BBM Nasional hingga Bali di Tengah Lonjakan Harga Minyak
05:02
Video thumbnail
Sidang Ijazah Gibran Berujung Aduan, Tukang Sumur Minta 9 Hakim Disanksi #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Rosan Ungkap Investasi Rp3.923 Triliun di Era Prabowo, Jutaan Pekerja Terserap #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Rosan Ungkap Investasi Era Prabowo Capai Rp3.923 Triliun, Jutaan Tenaga Kerja Terserap
15:48
Video thumbnail
Kapolri Blak-blakan Bongkar Dugaan Keterlibatan Pihak Asing di Balik Kasus Karhutla #shorts
00:57
Video thumbnail
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Airlangga-Suahasil Ungkap Kondisi Ekonomi RI
11:36
Video thumbnail
Kapolri Ungkap Dugaan Ada Pihak Asing Terlibat Kasus Karhutla
08:07
Video thumbnail
Menko Polkam dan Kapolri Segera Ungkap Korporasi Terduga Pelaku Karhutla
08:36
Video thumbnail
Ijazah Gibran Terus Disorot, Pelapor Heran Denny Indrayana Cs Tak Persoalkan Pendidikan Prabowo
09:18
Video thumbnail
Tukang Sumur Adukan 9 Hakim MK ke MKMK, Minta Diberi Sanksi Imbas Sidang Ijazah Gibran
10:10
Video thumbnail
Maruli Terima Tugas BNPPDT dari Tito, Ini Barisan Jenderal TNI-Polri yang Diperkenalkan
12:42
Video thumbnail
Menko Polkam Ungkap 97 Perusahaan Terindikasi Terkait Karhutla #shorts #trending
01:11
Video thumbnail
Menko Polkam Beberkan 97 Perusahaan Terkait Karhutla Sebut Sudah Diproses Hukum
08:52
Video thumbnail
Malaysia Ajak ASEAN Protes Indonesia soal Kabut Asap, Begini Respons Pemerintah
09:38
Video thumbnail
Kenapa Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional? Ini Penjelasan Menko Polkam #shorts #trending
00:49
Video thumbnail
Kenapa Karhutla Belum Jadi Bencana Nasional? Ini Penjelasan Menko Polkam
09:15
Video thumbnail
Karhutla Disorot Malaysia, Ini Kata Tito #shorts #trending
01:48
Video thumbnail
Momen Haru Mentan Amran Peluk Mahasiswa Anak Yatim, Ternyata Punya Kerjaan Sampingan #shorts
01:33

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER