Cedera Lutut Hentikan Langkah Taylor Fritz di Wimbledon

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Langkah petenis Amerika Serikat, Taylor Fritz, di Wimbledon 2026 terhenti pada babak perempat final setelah kalah dari Alexander Zverev dalam pertandingan yang berlangsung Rabu (8/7/2026).

Fritz tak mampu memberikan perlawanan maksimal akibat cedera tendinitis pada lutut kanan yang kembali kambuh sejak awal laga.

- Advertisement -

“Saya langsung panik dan berpikir, ‘Apa yang harus saya lakukan?’. Saya sama sekali tidak menyangka hal ini akan terjadi,” kata Fritz.

Petenis unggulan keenam itu menyerah dalam tiga set langsung dengan skor 4-6, 4-6, dan 2-6 di Lapangan Satu.

Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri harapan Amerika Serikat di sektor tunggal putra setelah Fritz menjadi wakil terakhir yang masih bertahan.

- Advertisement -

“Saya sempat beristirahat ringan sehari sebelumnya dan mengira kondisi saya akan baik-baik saja. Pemanasan juga terasa sangat bagus. Saya tidak punya jawaban mengapa setelah tiga gim rasa sakit itu langsung muncul,” ujarnya.

Fritz mengungkapkan rasa sakit mulai muncul ketika pertandingan baru memasuki gim ketiga.

Kondisi itu membuat konsentrasinya terganggu karena tidak memperkirakan cedera lama tersebut kembali menyerangnya.

Meski sempat mendapatkan penanganan medis pada set kedua, kondisi lututnya tidak mengalami perubahan berarti.

Akibatnya, ia kesulitan mengimbangi permainan agresif Zverev, terutama menghadapi servis-servis keras yang terus memberikan tekanan.

“Dia sudah mengalahkan saya selama 2 tahun terakhir. Hari ini saya memainkan pertandingan yang luar biasa,” kata Zverev.

Sebelumnya, Fritz sempat merasakan sedikit nyeri pada akhir pertandingan babak keempat saat menyingkirkan Alexander Bublik.

Namun, setelah menjalani masa pemulihan singkat dan pemanasan sebelum laga perempat final, ia mengira kondisinya sudah pulih sepenuhnya.

Di sisi lain, kemenangan ini menjadi momen penting bagi Alexander Zverev.

Petenis Jerman tersebut berhasil memutus rangkaian tujuh kekalahan beruntun dari Fritz sekaligus memastikan tiket ke babak semifinal Wimbledon 2026.

Zverev tampil dominan sepanjang pertandingan dengan memanfaatkan servis yang konsisten dan sulit dikembalikan lawan.

Sementara itu, Fritz gagal memanfaatkan empat peluang break point yang diperolehnya sehingga tidak mampu membalikkan keadaan.

“Dia akan sangat sulit dikalahkan jika terus melakukan servis seperti itu. Saya tidak ingin mengurangi kualitas permainannya. Saya hanya kecewa karena tidak bisa benar-benar masuk ke dalam pertandingan. Pikiran saya terus tertuju pada kondisi lutut sehingga fokus saya menjadi buyar,” ujar Fritz.

Meski mengakui cedera memengaruhi permainannya, Fritz menegaskan tidak ingin menjadikan kondisi fisiknya sebagai alasan utama kekalahan.

Menurutnya, Zverev memang tampil sangat baik dan layak meraih kemenangan berkat performa impresif sepanjang pertandingan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tak Sah

JCCNetwork.id- Pakar telematika Roy Suryo tampak tersenyum usai hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan praperadilan yang diajukannya dalam sidang yang digelar...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER