Saham RANS Melesat hingga ARA Saat IPO, Raffi Ahmad Ungkap Haji Isam Jadi Investor

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) yang digelar di Main Hall BEI, Jumat (10/7).

Langkah tersebut menjadi tonggak penting bagi perusahaan hiburan digital itu dalam bertransformasi menjadi perusahaan publik.

- Advertisement -

Pada hari pertama perdagangan, saham RANS langsung mendapat respons positif dari pasar. Harga saham perseroan melonjak hingga menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA), naik 34,12 persen atau 58 poin menjadi Rp228 per saham dari harga penawaran perdana sebesar Rp170 per saham.

Usai seremoni pencatatan saham, Founder RANS Raffi Ahmad mengungkapkan bahwa pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau yang dikenal sebagai Haji Isam, menjadi salah satu investor di perusahaan tersebut.
Raffi menyebut Haji Isam memiliki kepemilikan saham lebih dari satu persen.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan Haji Isam bukan hanya sebagai bentuk investasi, tetapi juga karena hubungan keduanya yang telah terjalin, di mana Haji Isam merupakan salah satu sosok yang menjadi mentornya dalam berbisnis.

- Advertisement -

“Memang beliau (Haji Isam) bisa dilihat nanti juga karena dalam kepemilikan 1 persen jelas. Dan iya beliau percaya kepada RANS, beliau percaya kepada saya, beliau menjadi mentor saya juga, salah satu mentor saya juga,” ujar Raffi Ahmad.

Masuknya salah satu pengusaha nasional tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi pasar sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap prospek industri kreatif yang dikembangkan RANS. Melalui aksi korporasi ini, perseroan berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp429,25 miliar.

Dana tersebut diperoleh dari penerbitan 2.525.000.000 saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran Rp170 per saham.

 

Meski Raffi menyatakan Haji Isam memiliki kepemilikan saham di atas satu persen, nama pengusaha tersebut maupun perusahaan afiliasinya belum tercantum dalam dokumen resmi publikasi perseroan.

Berdasarkan data administrasi efek yang dipublikasikan, struktur kepemilikan saham RANS masih didominasi keluarga pendiri serta sejumlah investor strategis.

Raffi Ahmad tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 7,93 miliar lembar saham atau 62,93 persen.

Masyarakat menguasai 20,02 persen saham, disusul PT Indonesia Entertainmen Grup (Grup Emtek) sebesar 7,23 persen. Selanjutnya, Soultan Ariq Rachman dan Dony Oskaria masing-masing memiliki 2,74 persen saham.

Susanto Hartono tercatat menguasai 1,14 persen, Nagita Slavina Mariana Tengker 0,99 persen, Kaesang Pangarep 0,91 persen, Hikmat Janika 0,68 persen, serta PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi sebesar 0,61 persen.

Antusiasme investor terhadap saham RANS juga terlihat dari mekanisme perdagangan di BEI yang secara otomatis menghentikan antrean pesanan beli maupun jual setelah harga saham mencapai batas Auto Reject Atas (ARA).

Manajemen RANS optimistis kehadiran investor-investor besar akan semakin memperkuat kredibilitas dan legitimasi perusahaan di mata pasar modal.

Raffi Ahmad menilai dukungan dari Haji Isam menjadi bukti bahwa RANS memiliki prospek bisnis yang dipercaya oleh kalangan investor nasional.

“Itu adalah kehormatan juga buat kami, dan juga legitimate bahwa seorang Haji Isam. Dan nanti ada haji-haji lain, pengusaha-pengusaha investor lain percaya sama kita, itu menunjukkan RANS tidak main-main,” kata Raffi Ahmad.

Apabila diinginkan, saya juga dapat menyesuaikannya menjadi gaya berita media nasional seperti Antara, Kompas, atau Bisnis Indonesia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Serangan AS di Iran Tewaskan 14 Orang

JCCNetwork.id – Kementerian Kesehatan Iran melaporkan sedikitnya 14 orang meninggal dunia dan 78 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan militer Amerika Serikat yang berlangsung di...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER