APBN Belum Siap Biayai Gaji ASN Daerah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak permintaan sejumlah kepala daerah agar pemerintah pusat mengambil alih pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS) daerah.

Alasannya, kebijakan tersebut dinilai berisiko terhadap stabilitas fiskal negara dan belum sejalan dengan kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini.

- Advertisement -

“Jadi kalau diminta sekarang, ya pasti saya nggak bisa,” tegas Purbaya kepada wartawan usai menerima perwakilan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dalam pertemuan terbatas di Kantor Kementerian Keuangan.

Pernyataan tersebut menanggapi usulan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah, yang sebelumnya menyampaikan harapan agar pemerintah pusat mengambil alih pembayaran gaji PNS daerah di tengah wacana pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) pada tahun anggaran 2026.

Menurut Mahyeldi, pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) dan DBH berpotensi membebani keuangan daerah, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan anggaran untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta menjalankan program-program pembangunan yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

- Advertisement -

Menanggapi hal tersebut, Menkeu menyebut permintaan itu sebagai hal yang wajar, namun menekankan pentingnya perhitungan matang terhadap kemampuan fiskal nasional.

“Itu permintaan normal. Tapi kan kita harus hitung, kemampuan APBN seperti apa. Kalau semua daerah minta, kan jadi beban besar. Saya harus jaga itu,” ujar Purbaya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian nasional dalam sembilan bulan terakhir menunjukkan tren perlambatan, dengan pertumbuhan yang fluktuatif.

Karena itu, kebijakan belanja negara harus dilakukan secara hati-hati agar tidak mendorong defisit anggaran melebihi batas maksimal 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

“Kalau saya penuhi permintaan itu, artinya saya bisa tembus rasio defisit di atas 3 persen PDB. Jadi saya harus optimalkan belanja dan pendapatan negara dulu, agar ruang fiskal tetap sehat,” tegasnya.

Pertemuan yang berlangsung secara tertutup itu turut dihadiri sejumlah kepala daerah lainnya, di antaranya Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, serta Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Pembahasan dalam pertemuan difokuskan pada penguatan sinergi fiskal antara pusat dan daerah melalui mekanisme TKD dan DBH, serta kesiapan menghadapi kebijakan fiskal tahun 2026.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Serangan Bandara Riyadh, 1 Tewas dan 11 Luka

JCCNetwork.id – Serangan proyektil menghantam salah satu gedung terminal Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (11/10/2026) sore.Insiden tersebut menewaskan satu orang...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER