ASEAN Cup 2026 Diperebutkan Banyak Negara

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan alasan di balik tingginya minat sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara untuk menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, dukungan penuh dari FIFA terhadap pembiayaan turnamen menjadi faktor utama yang membuat penyelenggaraan ajang tersebut diperebutkan banyak negara.

Turnamen yang akan digelar untuk pertama kalinya itu dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026, bertepatan dengan kalender jeda internasional FIFA. Dengan demikian, setiap peserta berkesempatan menurunkan skuad terbaiknya karena kompetisi berlangsung di luar jadwal liga domestik.

- Advertisement -

Erick menjelaskan, FIFA tidak hanya memberikan legitimasi resmi terhadap penyelenggaraan turnamen regional tersebut, tetapi juga menanggung seluruh biaya operasional. Mulai dari akomodasi tim peserta, transportasi udara, hingga hadiah bagi para pemenang akan dibiayai langsung oleh federasi sepak bola dunia itu.

Menurut Erick, skema pendanaan tersebut membuat beban anggaran yang harus ditanggung negara penyelenggara menjadi jauh lebih ringan dibandingkan turnamen internasional pada umumnya. Kondisi inilah yang memicu persaingan antarnegara ASEAN untuk memperoleh hak sebagai tuan rumah edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

“Ini event pertama FIFA secara resmi masuk ke regional. FIFA juga dalam FIFA Asean Cup ini mereka juga mengeluarkan dana yang besar karena para tim yang hadir itu nanti hotelnya, pesawat terbang, dan uang juaranya semua dari mereka,” kata Erick Thohir di Jakarta, dikutip Jumat (3/7/2026).

- Advertisement -

Ia menambahkan, minimnya beban biaya bagi negara penyelenggara menjadi nilai tambah yang membuat banyak federasi sepak bola di Asia Tenggara tertarik mengajukan diri sebagai tuan rumah.

“Jadi, banyak negara yang berebutan karena dana yang dikeluarkan negara tidak besar,” tambahnya.

Selain aspek penyelenggaraan, Erick menilai FIFA ASEAN Cup memiliki misi yang lebih besar, yakni meningkatkan daya saing sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Menurutnya, kualitas kompetisi yang lebih baik akan berdampak pada perkembangan prestasi tim nasional masing-masing negara.

Ia mengatakan FIFA tengah berupaya memperkuat ekosistem sepak bola di kawasan Asia, termasuk Asia Tenggara, agar mampu bersaing dengan negara-negara dari benua lain yang selama ini masih mendominasi kompetisi internasional.

“Ini sebagai momen bagi FIFA meningkatkan performa negara-negara Asia. Seperti yang kita ketahui negara Asia bergejolak semua dan kualitasnya masih kalah dengan Eropa dan Afrika,” sambung Erick.

“Jadi, mengapa FIFA ingin terus meningkatkan kualitas kompetisi di Asia Tenggara dan Asia,” lanjutnya.

PSSI sendiri menyambut positif kehadiran FIFA ASEAN Cup karena diyakini dapat menjadi panggung kompetitif bagi negara-negara ASEAN sekaligus memperkuat pengalaman bertanding para pemain di level internasional.

Meski demikian, Erick mengaku belum mengetahui mekanisme resmi yang akan diterapkan FIFA dalam menentukan tuan rumah turnamen perdana tersebut. Hingga kini, proses penunjukan masih menunggu keputusan dari federasi sepak bola dunia.

Di sisi lain, PSSI terus melakukan berbagai langkah untuk meyakinkan FIFA bahwa Indonesia memiliki kesiapan dari sisi infrastruktur, penyelenggaraan, maupun pengalaman menggelar event sepak bola internasional.

“Jadi, kami sabar, kami masih berjuang untuk meyakinkan (FIFA),” tutup Erick.

Apabila Indonesia terpilih sebagai penyelenggara, FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang peningkatan prestasi sepak bola nasional, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat penyelenggaraan event olahraga internasional di kawasan Asia Tenggara.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kasus Penyadapan Prabowo, Tiga Jenderal Polisi Jadi Tersangka

JCCNetwork.id- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan dan pembersihan di lingkungan internal menyusul penetapan tiga jenderal polisi sebagai tersangka dalam...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Blak-blakan Pensiunan Jenderal Puji Kapolri Suyudi Bongkar Kasus Sadap Presiden Malah Disorot
08:21
Video thumbnail
Listyo Sigit Kalau Jatuh Jangan Sendiri, Bongkar Dalang Besarnya Juga Dong #shorts #trending
00:22
Video thumbnail
Istana Mendadak Ramai! 11 Duta Negara Datangi Prabowo, Ada Jepang hingga Norwegia
08:31
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER