Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, BEM PTMAI Soroti Aturan Seragam Sekolah Baru 2024

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia (PTMAI) menyoroti aturan pakaian sekolah yang dikeluarkan oleh Kemendikbud beberapa waktu lalu.

Dimana aturan itu, sempat menuai pro kontra di tengah masyarakat, khususnya lembaga pendidikan di tanah air.

- Advertisement -

Aturan seragam sekolah baru 2024 ini diatur dalam Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 tentang Pakaian Seragam Sekolah untuk Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dimana aturan tersebut berlaku bagi semua siswa, baik tingkat SD maupun SMA.

Menyikapi hal ini, Korsu Pendidikan BEM PTMAI, M. Saleh Souwakil menilai bahwa aturan seragam sekolah baru 2024, justru berpotensi menambah beban orang tua murid dari aspek biaya.

- Advertisement -

Menurutnya, sekolah bisa saja memakai baju adat, tetapi lebih tepatnya hanya untuk hari-hari besar saja, manfaat dan daya guna suatu kebijakan sangat tergantung terhadap sikap masyarakat itu sendiri.

“Saya rasa penerapan seragam baru bukan prioritas utama yang perlu pendidikan Indonesia terapkan. Apalagi memasukkan unsur adat dan kebudayaan pada seragam sekolah bukan hanya suatu kebijakan yang bersifat sekunder dan opsional. Namun, justru berpotensi menambah beban biaya bagi para orang tua,” kata Saleh Souwakil dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/5/2024).

- Advertisement -

Bagi Saleh, untuk menanamkan nilai budaya dan nasionalisme pada generasi muda lebih efektif melalui hal yang bersifat primer, yakni kurikulum pembelajaran.

Sebab, lanjut dia, masing-masing daerah saat ini menerapkan mata pelajaran muatan lokal bahasa daerah. Hal itu menuntut tenaga pengajar maksimalkan dengan memasukkan pemahaman siswa tentang potensi adat, bahasa, dan kearifan lokal dari masing-masing daerah.

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER