JCCNetwork.id- Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat eceran nasional kembali mengalami lonjakan pada Kamis (23/4). Kenaikan ini tercermin dari data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dirilis oleh Bank Indonesia dalam pemantauan harian.
Berdasarkan laporan tersebut, cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan paling mencolok. Harga komoditas ini tercatat menembus Rp66.100 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau juga mengalami peningkatan dengan harga mencapai Rp49.000 per kilogram.
Tidak hanya pada kelompok cabai, tekanan harga juga terjadi pada komoditas sumber protein. Telur ayam ras kini diperdagangkan di angka Rp32.050 per kilogram, sedangkan daging ayam ras segar menyentuh Rp39.400 per kilogram. Kenaikan ini menambah beban pengeluaran masyarakat, terutama di tengah kebutuhan konsumsi harian yang tinggi.
Dalam laporan resminya, PIHPS menyebutkan bahwa pergerakan harga pangan saat ini menunjukkan fluktuasi yang cukup dinamis di berbagai daerah. Pemantauan yang dilakukan pada pukul 06.20 WIB menunjukkan adanya tren kenaikan pada sejumlah komoditas utama di tingkat pedagang eceran.
“Data menunjukkan pergerakan harga komoditas pangan utama mengalami fluktuasi yang cukup dinamis di tingkat pedagang eceran nasional,” tulis laporan resmi PIHPS dalam pantauan harian pukul 06.20 WIB.
Komoditas beras juga tidak luput dari kenaikan harga. Beras kualitas super I tercatat berada di angka Rp17.350 per kilogram, sementara beras kualitas medium I mencapai Rp16.100 per kilogram. Kenaikan ini berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, mengingat beras merupakan kebutuhan pokok utama.
Di sektor minyak goreng, harga minyak goreng kemasan bermerek I kini mencapai Rp23.600 per liter. Adapun minyak goreng curah dijual di angka Rp20.450 per liter. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan harga tidak hanya terjadi pada bahan pangan mentah, tetapi juga produk olahan yang menjadi kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, harga daging sapi masih berada pada level tinggi. Untuk kualitas I, harga tercatat sebesar Rp147.900 per kilogram, sedangkan kualitas II berada di angka Rp139.850 per kilogram. Di sisi lain, komoditas bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di kisaran Rp46.200 dan Rp39.750 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada gula pasir premium yang kini dibanderol Rp20.250 per kilogram. Lonjakan harga berbagai komoditas ini menandakan adanya tekanan inflasi pangan yang perlu diwaspadai, terutama menjelang periode peningkatan konsumsi masyarakat.
Pemerintah dan otoritas terkait diharapkan terus memantau perkembangan harga serta menjaga stabilitas pasokan guna mengendalikan gejolak di pasar dan melindungi daya beli masyarakat.



