Harga Minyakita Turun, Distribusi Diperkuat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan adanya tren penurunan harga minyak goreng rakyat Minyakita di sejumlah wilayah. Upaya penguatan distribusi terus dilakukan, termasuk mendorong optimalisasi skema Domestic Market Obligation (DMO) melalui badan usaha milik negara (BUMN) pangan.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan harga Minyakita mulai menunjukkan penurunan meski distribusi DMO saat ini juga dialokasikan untuk program bantuan pangan. Pemerintah mengusulkan agar porsi penyaluran DMO kepada BUMN pangan dapat ditingkatkan hingga 60 persen guna memperkuat pengawasan distribusi hingga ke pasar.

- Advertisement -

“Harga Minyakita sudah mulai turun. Memang sekarang ini serapan DMO itu dibagi juga untuk bantuan pangan. Tapi kita usulkan BUMN bisa peroleh sampai 60% DMO, sehingga akan mempermudah pemantauan pemerintah distribusi ke pasar-pasar,” ujar Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa dalam keterangannya, Selasa (21/4).

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag), rata-rata harga Minyakita secara nasional per 17 April 2026 tercatat sebesar Rp15.982 per liter. Angka ini masih sedikit di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter, namun sebanyak 28 provinsi telah mencatatkan harga sesuai dengan ketentuan tersebut.

Kemendag juga melaporkan realisasi penyaluran DMO Minyakita melalui BUMN pangan sebagai distributor lini pertama telah mencapai 228,2 ribu ton atau sekitar 50,07 persen. Dari jumlah tersebut, Perum Bulog menyerap 182,7 ribu ton, sementara ID Food mencatat penyerapan 45,5 ribu ton sejak akhir Desember 2025 hingga pertengahan April 2026.

- Advertisement -

Bapanas menegaskan bahwa Minyakita bukan merupakan program subsidi pemerintah, melainkan kewajiban produsen minyak sawit domestik untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri sebelum memperoleh izin ekspor.

“Minyakita sendiri bukan merupakan program subsidi pemerintah. Ini merupakan kontribusi produsen minyak sawit dalam negeri untuk memenuhi terlebih dahulu pasar minyak goreng domestik agar mendapatkan izin ekspor,” katanya.

Dari sisi kepatuhan, tercatat sebanyak 53 produsen telah memenuhi kewajiban penyaluran DMO minimal 35 persen. Namun, masih terdapat 10 produsen yang belum mencapai batas minimal tersebut, sehingga menjadi perhatian pemerintah dalam pengawasan distribusi.

Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah juga mendorong penyederhanaan rantai pasok. Skema distribusi yang terlalu panjang dinilai menjadi salah satu faktor yang menyebabkan harga di tingkat konsumen melampaui HET. Dengan memperbesar peran BUMN pangan, distribusi diharapkan dapat langsung menjangkau pasar rakyat tanpa melalui banyak perantara.

“Kalau nanti usulan kita bahwa Bulog maupun ID FOOD memperoleh 60 persen DMO, itu akan lebih mudah kita melakukan pemantauan. Jadi agar jejaringnya tidak kepanjangan. Biasanya yang menyebabkan harga terlalu tinggi, dari produsen kemudian D1, D2. Harusnya kan langsung ke pengecer,” kata Ketut.

Selain itu, Bapanas menemukan adanya praktik distribusi tidak resmi atau “marketing lepas” yang memperpanjang jalur distribusi dan berpotensi menaikkan harga jual di pasaran. Kondisi ini menjadi salah satu fokus pengawasan pemerintah ke depan.

Data Kemendag menunjukkan distribusi Minyakita ke pasar rakyat masih perlu ditingkatkan. Sepanjang Maret 2026, Bulog menyalurkan sekitar 4,3 ribu ton ke pasar rakyat, lebih rendah dibandingkan distribusi ke kanal pengecer lain yang mencapai 8,9 ribu ton. Sementara itu, ID Food telah menyalurkan sekitar 9,05 ribu ton ke pasar dari total penyerapan 10,14 ribu ton pada periode yang sama.

Pemerintah berharap peningkatan peran BUMN dalam penyaluran DMO dapat memperbaiki distribusi, memperpendek rantai pasok, serta menjaga harga Minyakita tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp58.750 per Kg, Masih Jadi Komoditas Termahal

JCCNetwork.id- Harga sejumlah komoditas pangan strategis di pasar eceran nasional masih menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS)...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bukan Cuma Sayembara! Strategi Kang Dedi Mulyadi Buat Begal Harus Takut Warga
10:05
Video thumbnail
MBG Tak Akan Berhenti, Kecuali Prabowo Kalah di Pilpres 2029?
09:49
Video thumbnail
Pernah Hidup Pas-Pasan dan Dihina Ini Jalan Amran dari Anak Kos hingga Jadi Menteri
09:01
Video thumbnail
KDM Siapkan Tanggung Jawab untuk Korban Begal Keluarga Korban Meninggal Ikut Ditanggung
10:16
Video thumbnail
Bikin Prabowo Kaget! Begini Inovasi Rumah Tahan Gempa Tipe 36, Cuma 14 Hari Rp190 Juta
09:16
Video thumbnail
Buku SD-SMA Dicek Prabowo Satu per Satu, Begini Perbandingannya dengan Luar Negeri
11:43
Video thumbnail
Prabowo Soroti Buku Pelajaran, Tulisan Kecil hingga Kertas Rusak Jadi Masalah
11:48
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Saldi Isra Tegur Ahli Presiden
11:19
Video thumbnail
Siap-Siap Ganti Gas 3 Kg! BRIN Pamer Gas ANG, Lebih Awet dan Hemat
15:25
Video thumbnail
Ahli Presiden Bicara APBN, Hakim MK Soroti Batas Logika Politik
11:10
Video thumbnail
Ahli Presiden Dicecar Hakim MK Soal Arah APBN untuk Daerah
25:59
Video thumbnail
Ekonomi Melejit 34,17%, Tapi Gubernur Sherly Tanya Apakah Maatnya Sampai ke Rakyat?
12:37
Video thumbnail
Bikin Amran Salut! Banyak Maba Undip Ternyata Sudah Jadi Bibit Pengusaha
15:02
Video thumbnail
Bagaimana Rasanya? Prabowo Cicipi Kripik Ubi Ungu di Stand BRIN
08:43
Video thumbnail
Tak Disangka! Gegara dengar Curhat Mahasiswa, Mentan Amran Langsung Telepon Bulog
09:22
Video thumbnail
Mengapa Mentan Amran Sampai Bayari Kos Mahasiswa 2 Tahun? Awalnya Cuma Dengar Curhat Soal Beras
08:54
Video thumbnail
Prabowo Kumpulkan Buku Pelajaran Asia Tenggara, Kurikulum RI Mau Dibawa ke Mana?
11:19
Video thumbnail
Kenapa Prabowo Sampai Kumpulkan Buku Pelajaran Asean? #shorts #trending
02:15
Video thumbnail
Maluku Utara Ekonominya Melejit, Rakyat Kebagian Apa? #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Juara Se- Indonesia Angka Ekonomi Tumbuh Tajam, Tapi Rakyat Dapat Apa?
10:26

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER