JCCNetwork.id- Kasus rasisme kembali mencoreng dunia sepak bola Indonesia. Gelandang Ricky Kambuaya menjadi korban serangan rasial usai membela Dewa United dalam laga kontra Persib Bandung pada pekan ke-28 BRI Super League musim 2025/2026.
Melalui akun Instagram pribadinya, Kambuaya mengungkap sejumlah komentar bernada rasis yang ia terima, baik di kolom komentar maupun pesan langsung. Dalam unggahannya, ia menunjukkan bagaimana ujaran kebencian masih dengan mudah dilontarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Kambuaya bukan satu-satunya pemain yang angkat bicara. Rekan setimnya, bek asal Brasil Johnathan Carlos Pereira, juga menyampaikan respons melalui media sosial, menyerukan pesan singkat penuh makna di tengah situasi tersebut.
Fenomena rasisme ini kembali menjadi sorotan, mengingat praktik serupa kerap terjadi di ruang digital, terutama oleh akun anonim yang sulit dilacak identitasnya.
Di sisi pertandingan, Kambuaya sempat tampil impresif dengan mencetak gol kedua bagi Dewa United pada menit ke-61. Namun situasi berubah drastis setelah timnya harus bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah yang diterima Alex Martins dua menit berselang.
Keunggulan dua gol yang sempat diraih Dewa United pun sirna. Persib Bandung berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 hingga peluit panjang dibunyikan.






