Rano Karno Setujui Penambahan Personel Satpol PP DKI

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka peluang penambahan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyusul tingginya beban kerja aparat di lapangan yang dinilai belum sebanding dengan jumlah anggota saat ini.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan persetujuannya terhadap usulan penambahan personel tersebut. Ia menilai kebutuhan tersebut cukup rasional, meski realisasinya akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

- Advertisement -

“Bayangkan, pemadam kebakaran saja butuh 11.000 personel. Kalau Satpol PP minta 5.000, mungkin saja, tapi akan bertahap,” kata Rano di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Menurut Rano, kondisi kekurangan personel Satpol PP saat ini telah berdampak langsung pada tingginya beban kerja anggota. Bahkan, ia menyoroti laporan adanya puluhan anggota yang meninggal dunia dalam kurun waktu satu tahun terakhir, yang diduga turut dipengaruhi oleh tekanan kerja di lapangan.

Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh diabaikan, sehingga penambahan personel menjadi langkah penting untuk menjaga efektivitas kinerja sekaligus kesehatan para petugas.

- Advertisement -

Sebelumnya, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, telah mengajukan usulan resmi kepada pemerintah provinsi untuk menambah jumlah anggota, khususnya dari kalangan usia muda. Langkah ini dinilai penting guna meningkatkan daya tahan fisik personel serta mengurangi beban kerja yang selama ini ditanggung anggota di lapangan.

Satriadi mengungkapkan, idealnya setiap kelurahan di Jakarta memiliki antara 18 hingga 20 personel Satpol PP agar pembagian tugas berjalan optimal. Namun, kondisi riil saat ini masih jauh dari standar tersebut.

“Namun, kondisi saat ini masih jauh dari standar ideal tersebut,” ujarnya.

Dengan sistem kerja bergilir dalam tiga sif, keterbatasan jumlah anggota membuat setiap sif diisi personel yang sangat minim. Hal ini berdampak pada meningkatnya tekanan kerja, terutama dalam menjaga ketertiban umum dan penegakan peraturan daerah yang berlangsung tanpa henti.

“Dengan sistem pembagian tiga sif, jumlah personel di tiap sif menjadi sangat terbatas sehingga berdampak pada tingginya beban kerja yang harus ditanggung masing-masing anggota,” jelas Satriadi.

Saat ini, total personel Satpol PP DKI Jakarta tercatat sekitar 5.000 orang. Jumlah tersebut dinilai belum mencukupi, mengingat kebutuhan ideal diperkirakan mencapai 10.000 personel untuk menjangkau seluruh wilayah ibu kota secara maksimal.

Pemprov DKI Jakarta kini tengah mengkaji skema penambahan tersebut, termasuk mempertimbangkan aspek anggaran, kebutuhan lapangan, serta prioritas pelayanan publik. Jika direalisasikan, penambahan personel diharapkan dapat meningkatkan kinerja Satpol PP sekaligus mengurangi risiko kelelahan kerja yang selama ini menjadi tantangan utama institusi tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Fadly Henga Tetap Kejar Mimpi di Tengah Ancaman Sanksi

JCCNetwork.id- Karier pesepakbola muda Fadly Alberto Henga tengah menjadi sorotan setelah insiden keras yang melibatkan dirinya dalam ajang pembinaan usia muda. Eks pemain Timnas...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER