Menlu Pastikan Kredensial Dubes Segera Diserahkan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memastikan proses penerimaan belasan duta besar asing yang saat ini masih menunggu penyerahan surat kepercayaan kepada Presiden RI Prabowo Subianto akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Penyerahan kredensial tersebut menjadi tahapan resmi yang menandai dimulainya masa tugas para duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Sugiono merespons sorotan yang muncul terkait lamanya waktu tunggu sejumlah duta besar asing untuk menyerahkan surat kepercayaan kepada kepala negara. Sebelumnya, mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, mengungkapkan adanya beberapa duta besar yang telah menunggu berbulan-bulan untuk menjalani prosesi tersebut.

- Advertisement -

Menurut Dino, kondisi itu berpotensi menimbulkan persepsi kurang baik di mata negara-negara sahabat. Ia menilai dalam praktik diplomasi internasional, proses penyerahan surat kepercayaan umumnya dilakukan dalam waktu yang relatif cepat setelah seorang duta besar tiba dan mulai bertugas di negara penerima.

Menanggapi hal itu, Sugiono menjelaskan bahwa para duta besar yang saat ini menunggu penyerahan kredensial datang ke Indonesia pada waktu yang berbeda-beda. Karena itu, proses administrasi dan diplomatik yang harus dijalani masing-masing perwakilan negara juga berlangsung secara bertahap.

Ia menegaskan bahwa penundaan penyerahan surat kepercayaan tidak berarti adanya hambatan dalam hubungan bilateral antara Indonesia dengan negara-negara yang bersangkutan. Menurutnya, seluruh aktivitas diplomatik dan kerja sama antarnegara tetap berjalan sebagaimana mestinya.

- Advertisement -

“Yang pasti, substansi dari kerja sama bilateral tetap berjalan,” ucap Menlu RI, menegaskan.

Menlu juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi dan pertemuan langsung dengan para duta besar yang masih menunggu jadwal penyerahan kredensial. Dalam berbagai kesempatan tersebut, pemerintah Indonesia memberikan penjelasan mengenai tahapan yang sedang berjalan sekaligus memastikan bahwa proses penerimaan resmi akan diselesaikan sesuai mekanisme diplomatik yang berlaku.

Pemerintah, lanjut Sugiono, berkomitmen menjaga hubungan baik dengan seluruh negara mitra dan memastikan tidak ada kendala dalam komunikasi diplomatik selama masa tunggu tersebut. Ia menilai hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat tetap berada dalam kondisi yang positif dan produktif.

Penyerahan surat kepercayaan merupakan salah satu tradisi penting dalam diplomasi internasional. Melalui proses itu, seorang duta besar secara resmi memperoleh pengakuan dari kepala negara penerima untuk menjalankan tugas dan mewakili kepentingan negaranya.

Meski demikian, sebelum prosesi tersebut berlangsung, para diplomat biasanya telah melakukan berbagai aktivitas diplomatik dan koordinasi dengan kementerian luar negeri negara penerima. Oleh karena itu, keterlambatan penyerahan kredensial tidak serta-merta menghentikan komunikasi maupun kerja sama bilateral yang telah berjalan.

Sebagai informasi, upacara penyerahan surat kepercayaan terakhir dilaksanakan di Istana Merdeka pada November 2025. Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menerima surat kepercayaan dari 12 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh yang mewakili berbagai negara sahabat.

Pemerintah kini tengah mempersiapkan pelaksanaan upacara berikutnya untuk menerima belasan duta besar asing yang masih menunggu giliran menyerahkan kredensial. Dengan agenda tersebut, diharapkan seluruh proses diplomatik dapat segera dituntaskan dan memperkuat hubungan Indonesia dengan komunitas internasional.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

200 Polisi Amankan Lokasi Kebakaran Pasar Jiung

JCCNetwork.id-Sebanyak 200 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan area kebakaran yang melanda kawasan permukiman dan lapak pedagang di Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Pesan Tegas Prabowo: Perkuat Penegakan Hukum Demi Harga Diri NKRI #shotrs #trending
02:17
Video thumbnail
Pesan Tegas Prabowo: Perkuat Penegakan Hukum Demi Harga Diri NKRI
11:07
Video thumbnail
RT Viral Cuman Satu di Indonesia #shotrs #trending
00:41
Video thumbnail
RT Unik dan Viral Hanya Ada Satu-Satunya di Indonesia
31:43
Video thumbnail
Dugaan Mark Up dan Yayasan Bermasalah, Tiga Eks Petinggi BGN Ditahan #shotrs #trending
01:54
Video thumbnail
Dugaan Mark Up dan Yayasan Bermasalah, Tiga Eks Petinggi BGN Ditahan
02:08
Video thumbnail
Benny K Harman Soroti Keterlibatan Polisi dalam Program Pertanian #shotrs #trending
01:53
Video thumbnail
Benny K Harman Soroti Keterlibatan Polisi dalam Program Pertanian
10:45
Video thumbnail
Mensesneg, Seskab dan Kepala Bakom Jelaskan Alasan Pergantian Pejabat BGN
09:22
Video thumbnail
Pidato Tegas Prabowo, Mari Jujur pada Realita Bangsa yang Kita Hadapi #shotrs #trending
01:04
Video thumbnail
Pidato Tegas Prabowo, Mari Jujur pada Realita Bangsa yang Kita Hadapi
09:56
Video thumbnail
Bagaiamana Perasaanya Kerja Dengan Hercules? #shorts #trending
01:04
Video thumbnail
Hercules Sosok Rendah Hati yang Tak Tega Melihat Rakyat Susah
08:31
Video thumbnail
Prabowo Bongkar Ekonomi Indonesia, Negeri Kaya Raya Tapi Rakyat Cuma Menonton #shotrs #trending
01:30
Video thumbnail
Prabowo Bongkar Ekonomi Indonesia, Negeri Kaya Raya Tapi Rakyat Cuma Menonton
08:01
Video thumbnail
Registrasi Nomor HP Kini Wajib Verifikasi Wajah #shotrs #trending
03:01
Video thumbnail
Registrasi Nomor HP Kini Wajib Verifikasi Wajah
03:42
Video thumbnail
Whoosh Berpindah ke AHY, Mampukah Utang Whoosh Diselesaikan? #shotrs #trending
02:09
Video thumbnail
Whoosh Berpindah ke AHY, Mampukah Utang Whoosh Diselesaikan?
02:23
Video thumbnail
Ada Main Apa Komisi Naik Serentak, Seller Tak Berdaya? #shotrs #trending
00:42

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER