JCCNetwork.id- Kepolisian Resort Raja Ampat tengah melakukan penyelidikan terhadap terbakarnya kapal yang membawa sejumlah wisatawan di perairan Aborek, Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Kapolres Raja Ampat, AKBP Edwin Parsaoran, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan nakhoda kapal, kebakaran bermula dari ruang mesin.
Menurutnya, kebakaran terjadi saat salah satu ABK sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di kamar mesin dan terjadi percikan api.
“Kebakaran terjadi saat salah satu ABK kapal The Oceanik sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di kamar mesin dan pada saat itu terjadi percikan api,” kata AKBP Edwin Parsaoran, Sabtu (2/3/2024).
Hingga kini, penyelidikan lebih lanjut belum dilakukan karena kepolisian masih memberikan trauma healing kepada wisatawan yang berada di kapal saat kejadian.
Sebanyak 10 wisatawan asing dan 5 wisatawan lokal telah dievakuasi ke Kota Sorong, sementara delapan ABK masih berada di Waisai untuk dimintai keterangan.
Sementara itu, Kepala Badan SAR Sorong, Amirudin AS, menegaskan kesiagaan timnya untuk memberikan pertolongan cepat dalam menghadapi situasi darurat di laut.
Amirudin menyatakan bahwa Basarnas Sorong siaga 24 jam dan akan memantau semua kejadian di laut, terutama di wilayah Raja Ampat yang merupakan salah satu obyek wisata internasional yang penting.
“Kita siaga 24 jam dan akan memantau semua kejadian di laut. Apalagi Raja Ampat merupakan salah satu obyek wisata internasional tentu mendapat perhatian penuh terkait adanya peristiwa tertentu,” kata Amirudin.



