JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan diguyur hujan dengan intensitas beragam pada Sabtu (18/4/2026). Kondisi atmosfer yang dinamis disebut menjadi pemicu meningkatnya potensi hujan, mulai dari ringan hingga sangat lebat di sejumlah daerah.
Dalam keterangan resmi yang dirilis BMKG, terpantau adanya beberapa sirkulasi siklonik di perairan strategis, yakni di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera Utara, sekitar Kepulauan Bangka Belitung, serta di Samudera Pasifik bagian utara Papua Nugini. Fenomena ini memicu terbentuknya zona konvergensi dan konfluensi yang memanjang di berbagai kawasan, termasuk Laut Jawa, wilayah Kalimantan, hingga Papua.
Kondisi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan awan hujan secara signifikan, terutama pada siang hingga malam hari saat aktivitas atmosfer cenderung lebih intens.
BMKG secara khusus mengingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah seperti Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, dan Sulawesi Barat. Intensitas hujan yang tinggi di daerah tersebut berisiko memicu bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, genangan, serta tanah longsor, terutama di kawasan dengan kontur perbukitan atau sistem drainase yang belum optimal.
Sementara itu, wilayah lain di Indonesia juga diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang tetap perlu diwaspadai masyarakat.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, sejumlah kota diperkirakan mengalami hujan disertai petir, antara lain Pekanbaru, Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, dan Bandung. Jakarta diprakirakan diguyur hujan dengan intensitas sedang. Adapun hujan ringan berpotensi terjadi di Medan, Padang, Jambi, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Semarang, serta sebagian besar wilayah Kalimantan. Kondisi berawan tebal diprediksi terjadi di Surabaya dan Yogyakarta.
Di kawasan Indonesia timur, hujan dengan intensitas sedang diperkirakan turun di Mamuju, Gorontalo, dan Merauke. Hujan ringan berpotensi terjadi di Mataram, Kupang, Makassar, Manado, Ternate, Ambon, serta sebagian besar wilayah Papua. Sementara itu, Denpasar dan Kendari diperkirakan mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal, dan Palu dilaporkan berpotensi mengalami udara kabur.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang ditimbulkan. Aktivitas di luar ruangan juga disarankan untuk menyesuaikan dengan kondisi cuaca guna meminimalkan risiko gangguan akibat hujan maupun petir.






