JCCNetwork.id- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, mendesak pemerintah bersama aparat keamanan memperkuat sistem pengamanan di Papua menyusul aksi pembakaran pesawat milik PT AMA yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Insiden tersebut dinilai menjadi bukti bahwa ancaman terhadap keamanan masyarakat sipil di wilayah tersebut masih sangat tinggi dan memerlukan penanganan yang lebih terukur.
Dave menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang tidak hanya mengakibatkan kerugian material, tetapi juga merenggut nyawa seorang pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat. Menurutnya, keselamatan masyarakat sipil, termasuk para pekerja kemanusiaan dan misionaris yang menjalankan tugas di daerah pedalaman Papua, harus menjadi prioritas utama negara.
“Komisi I DPR RI menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden pembakaran pesawat oleh KKB di Papua, yang mengancam keselamatan warga sipil termasuk mereka yang tengah menjalankan misi agama dan kemanusiaan,” kata Dave di Jakarta, Jumat (3/7).
Politikus Fraksi Partai Golkar tersebut menegaskan bahwa peningkatan keamanan tidak cukup hanya dilakukan dengan menambah jumlah personel TNI maupun Polri. Menurutnya, pemerintah perlu membangun sistem pengamanan yang lebih komprehensif melalui penguatan koordinasi antarinstansi, pemetaan wilayah rawan, serta melibatkan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.
Ia menilai langkah-langkah preventif harus menjadi fokus utama agar berbagai aksi kekerasan dapat dicegah sebelum terjadi. Untuk itu, Komisi I DPR RI akan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pola pengamanan yang selama ini diterapkan di Papua sehingga kebijakan yang diambil mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
Dave juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap operasi keamanan. Menurutnya, seluruh tindakan aparat harus tetap berada dalam koridor hukum dan menghormati hak asasi manusia sehingga upaya menjaga keamanan tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Ia optimistis keamanan di Papua dapat dipulihkan apabila seluruh pemangku kepentingan bekerja secara terpadu. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap negara.
“Kami percaya, melalui sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, rasa aman dapat dipulihkan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap negara,” katanya.
Insiden pembakaran pesawat tersebut terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Pesawat milik PT AMA yang diterbangkan pilot berkebangsaan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, sebelumnya lepas landas dari Wamena menuju Balinggama dengan membawa tujuh penumpang.
Dalam peristiwa tersebut, sang pilot dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, aparat keamanan masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian sekaligus memburu kelompok yang diduga bertanggung jawab atas aksi penyerangan tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terkait situasi keamanan di Papua yang dalam beberapa tahun terakhir masih diwarnai aksi kekerasan oleh kelompok bersenjata. Pemerintah diharapkan mampu menghadirkan strategi keamanan yang tidak hanya efektif dalam menekan gangguan keamanan, tetapi juga mampu menciptakan stabilitas jangka panjang demi melindungi seluruh masyarakat yang beraktivitas di wilayah Papua.


