Tantri Kotak Tempuh Jalur Hukum Kasus Dugaan Penipuan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Vokalis grup band Kotak, Tantri Syalindri, memastikan akan menempuh jalur hukum terkait dugaan kasus penipuan yang menimpanya. Namun sebelum melapor ke pihak kepolisian, Tantri memilih berkoordinasi dengan korban lain agar proses hukum dapat dilakukan secara bersama-sama.

Menurut Tantri, langkah tersebut diperlukan mengingat jumlah korban yang diduga cukup banyak dengan nilai kerugian yang tidak sedikit. Karena itu, ia ingin seluruh korban memiliki kesamaan sikap dan bukti sebelum laporan resmi diajukan kepada aparat penegak hukum.

- Advertisement -

“Pasti akan kami proses karena korbannya banyak kan. Jadi, aku harus menyatukan suara dulu. Jangan grasak-grusuk juga karena kasus ini kan menyangkut banyak orang dan kerugiannya juga besar,” tuturnya ditemui di Cilandak, Jakarta Selatan, pada 28 Juni 2026.

Hingga kini, Tantri mengaku belum mengetahui keberadaan terduga pelaku yang diketahui bernama Popi Novitasari. Ia menyebut seluruh upaya komunikasi dengan yang bersangkutan tidak lagi dapat dilakukan.

Suami Tantri, Arda, menilai tindakan pelaku saat menghilang diduga telah dipersiapkan dengan matang. Menurutnya, berbagai akses komunikasi diputus secara bersamaan sehingga menyulitkan para korban untuk menghubungi maupun melacak keberadaannya.

- Advertisement -

Arda menjelaskan bahwa nomor telepon yang biasa digunakan pelaku sudah tidak aktif. Selain itu, akun media sosial milik pelaku, bahkan yang berkaitan dengan anggota keluarganya, juga disebut tidak lagi dapat diakses. Ia juga menyebut pelaku keluar dari seluruh grup komunikasi yang sebelumnya diikuti pada hari yang sama.

“Jadi si pelaku ini menghapus jejak dengan menonaktifkan nomor telepon dan akun media sosialnya, termasuk anak-anaknya. Semua hilang dan dia juga langsung left grup di hari itu juga. Itu kenapa saya bilang aksinya sangat terstruktur,” ungkap Arda.

Di sisi lain, Tantri secara terbuka menyebut identitas terduga pelaku sebagai bentuk peringatan kepada masyarakat. Ia berharap publik lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban berikutnya dari dugaan modus serupa.

“Namanya Popi Novitasari. Saya harus sebut namanya karena saya berharap, semua orang kalau bertemu orang ini, tidak tertipu dan menjadi korban selanjutnya,” ungkap sang penyanyi menambahkan.

Tantri mengungkapkan, langkah tersebut bukan semata-mata untuk mempermalukan seseorang, melainkan sebagai bentuk kewaspadaan publik sekaligus meninggalkan jejak digital yang dapat membantu mencegah munculnya korban baru.

Meski mengaku kecewa karena terduga pelaku merupakan mantan teman dekatnya, Tantri menegaskan persoalan hukum tetap harus diselesaikan. Ia menyatakan telah memaafkan secara pribadi, namun menekankan bahwa pertanggungjawaban atas kerugian yang dialami para korban tetap harus dilakukan.

“Sebagai manusia, aku memaafkan kamu. Tapi tetap, kamu harus bertanggung jawab. Itu yang kami butuhkan!”

Kasus dugaan penipuan tersebut kini masih dalam tahap koordinasi antar korban. Setelah seluruh bukti dan keterangan dihimpun, para korban berencana melaporkan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kapal Gamsunoro Lolos Lewati Selat Hormuz

JCCNetwork.id- Kapal Gamsunoro milik PT Pertamina International Shipping (PIS) akhirnya berhasil melintasi Selat Hormuz pada Rabu (24/6/2026) pukul 20.00 WIB, setelah sempat tertahan sejak...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER